AYOJAKARTA.COM – Tabir misteri penyebab kematian sejoli Vina-Eky yang terjadi pada 27 Agustus 2016, mulai semakin terlihat jelas.
Hal tersebut terjadi karena munculnya Nasrudin, salah seorang saksi mata yang secara langsung melihat dari jarak dekat peristiwa penyebab tewasnya Vina-Eky.
Bermula dari rasa kuatir pada sosok misterius akibat suasana redup dan maraknya aksi nekat begal pada 2016, Nasrudin justru melihat peristiwa tewasnya Vina-Eky.
“Sebelum kejadian ada seseorang yang sedang duduk di jembatan, saya kuatir karena kondisi sepi dan takut begal,” ungkap Nasrudin saat menjadi narasumber di sebuah siniar.
Berangkat oleh rasa takut akan menjadi korban pembegalan, Nasrudin sempat melihat sorot lampu sepeda motor yang berjalan zig-zag memenuhi bahu jalan.
Tidak mengetahui persis apa yang terjadi, Nasrudin mengaku melihat sepeda motor tersebut menabrak tiang listrik di tepi jalan.
“Dari jauh kelihatan satu motor lewat dengan zig-zag, yang saya perhatikan lampunya yang gerak-gerak, saya melihatnya berhadap-hadapan,” jelas Nasrudin.
Masih dihantui rasa kekuatiran, Nasrudin memilih untuk diam-diam mendokumentasikan dengan foto kamera setiap kejadian di sekitar tempatnya berada.
Sempat terdiam beberapa saat sebelum memutuskan untuk ikut memberi bantuan, penilaian Nasrudin terhadap sosok lelaki misterius juga perlahan berubah.
Berdasarkan penglihatan saat mendekati korban kecelakaan, Nasrudin melihat kondisi salah satu korban yang menggunakan helm sudah tidak lagi bergerak.
“Yang tidak bergerak adalah yang mengenakan helm, sementara yang satunya masih mengeluarkan suara rintihan,” jelas Nasrudin.
Dari bentuk dan corak pakaian yang digunakan di malam kejadian, Nasrudin mengetahui kedua korban kecelakaan tunggal tersebut berjenis kelamin pria serta wanita.
Ditemukan dalam keadaan masih menelungkup dan tidak lagi bergerak, pengendara sepeda motor yang terlihat mengenakan helm kemudian diduga dikenal publik sebagai Eky.
Lebih lanjut, Nasrudin menjelaskan kedua korban mulai mendapatkan pertolongan dan posisi tubuh korban diubah usai petugas kepolisian mendatangi lokasi kejadian.
Terkait adanya dugaan aksi kejar-kejaran sebagaimana kesaksian Aep serta Dede, Nasrudin mengaku tidak melihat indikasi tersebut.
Selain ikut menyaksikan langsung disertai bukti foto usai kejadian, Nasrudin juga mengaku telah menyerahkan perangkat teleponnya miliknya kepada Titin, Kuasa Hukum Saka Tatal.
Menurut kesaksian Nasrudin, sosok perempuan yang kemudian diduga sebagai Vina berulangkali masih sempat mengucap kalimat menyayat hati nurani.
“Yang perempuan masih mengeluarkan suara, masih ada muatan dzikir, aduuh ya Allah, seperti itu,” pungkas Nasrudin.***