Nasional

Batal Mencalonkan Diri Jadi Ketua Umum PSI, Benarkah Rencana Joko Widodo Bentuk Partai Sendiri Mulai Terealisasi?

Oleh: Karseno AJ Selasa 24 Jun 2025, 16:59 WIB
Batal Mencalonkan Diri Jadi Ketua Umum PSI, Benarkah Rencana Joko Widodo Bentuk Partai Sendiri Mulai Terealisasi?

AYOJAKARTA.COM – Meski sempat dipinang oleh PPP, Joko Widodo mengaku lebih memilih Partai Solidaritas Indonesia atau PSI sebagai tempat berlabuh.

Sempat masuk dalam bursa calon Ketua Umum PSI, Joko Widodo justru memastikan diri untuk tidak menghadiri acara pendaftaran atau batal mencalonkan diri.

Pernyataan terkait absennya Joko Widodo, disampaikan langsung oleh Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep yang juga merupakan adik Gibran Rakabuming Raka.

Baca Juga: Gagal SPMB Jatim Tahap 2, Apakah CMB Bisa Daftar Lagi di Tahap 3? Ini Penjelasan Lengkapnya

Menyikapi absennya Jokowi dalam pendaftaran, Pengamat Politik Adi Prayitno menilai hal tersebut merupakan bentuk pemberian kesempatan bagi kaum muda.

Perjalanan karir politik Jokowi dari Walikota Solo dan Gubernur Jakarta yang berujung pada Presiden sebanyak dua periode, menurut Adi merupakan puncak pencapaian.

Sempat menjabat sebagai Presiden Republik Indonesia hingga dua periode, menurut Adi merupakan bentuk pencapaian tertinggi dalam perspektif politik.

Sehingga jabatan sebagai calon Ketua Umum yang sempat ditawarkan oleh PSI, bukan lagi merupakan suatu tujuan.

Baca Juga: Trump Berbohong! Iran Bantah Sepakat Gencatan Senjata dengan Israel, Serangan Berlanjut Jika Syarat Ini Tidak Terpenuhi

“Saya menduga Pak Jokowi itu secara legal formal tidak akan menjadi bagian dari partai politik tertentu,” ujar Adi Prayitno.

Namun demikian, Adi menambahkan seluruh sel-sel kekuatan politik Jokowi yang masih berada di lingkaran kekuasaan akan tetap ada meregenerasi.

Sebagai sebuah organisasi, Partai Solidaritas Indonesia menurut Adi tidak bisa sepenuhnya terpisah dengan gagasan dan ideologi yang dianut oleh Jokowi.

Menjadi kendaraan politik bagi generasi muda, hubungan Jokowi dan kader PSI dalam beberapa waktu kedepan bisa saja akan menjadi seperti Megawati bagi partisan PDIP.

Baca Juga: Siap-Siap Juli 2025! Tecno Spark 40 Series Hadir di Indonesia, Tawarkan Performa Gahar Harga Merakyat

Karena tetap akan dianggap sebagai salah satu tokoh atau panutan penting oleh kader PSI, Adi menilai wajar jika Jika Jokowi tidak ikut mendaftar dalam pencalonan Ketua Umum.

Senada dengan pernyataan Adi Prayitno, Andi Azwan yang merupakan Waketum Jokman mengaku telah menduga langkah politik Jokowi.

Selain karena PSI merupakan partai politik yang banyak digandrungi kaum muda, keberadaan Kaesang juga sudah merupakan jejak politik Jokowi.

Memiliki spektrum politik yang luas, Andi berharap Jokowi bisa segera membentuk parpol tersendiri sebagai dasar kekuatan perjuangan.

Baca Juga: BSU Rp600 Ribu Sudah Cair Juni 2025, Ini Syarat dan Cara Cek Kamu Termasuk Penerima atau Bukan

Dengan bekal tersebut, Andi menilai seluruh relawan yang tersebar di seluruh Indonesia memiliki wadah resmi dan lebih terkoordinir.

Berdasarkan pada data yang dimiliki, Andi melihat Jokowi memiliki dukungan massa luar biasa dari kalangan aktivis, akademisi, hingga pengusaha.

“Karena dengan adanya partai sendiri yang dibuat Beliau, artinya seluruh relawan dan simpatisan bisa bergabung,” ujar Andi dikutip Ayojakarta dari YouTube Metro TV. ***

Reporter Karseno AJ
Editor Katarina Erlita