Nasional

Presiden Prabowo Subianto Tepis Soal Kemungkinan Reshuffle Kabinet, Pengamat Optimis Perombakan Tinggal Tunggu Tanggal!

Oleh: Karseno AJ Minggu 15 Jun 2025, 17:45 WIB
Presiden Prabowo Subianto Tepis Soal Kemungkinan Reshuffle Kabinet, Pengamat Optimis Perombakan Tinggal Tunggu Tanggal!

AYOJAKARTA.COM - Narasi perlunya untuk segera dilakukan Reshuffle Kabinet, semakin menguat sejak semester pertama pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

Kompleksitas persoalan yang mencuat di tengah masyarakat, ditengarai karena lemahnya sinergitas di internal Presiden Prabowo Subianto sehingga Reshuffle Kabinet diperlukan.

Meski hanya bersifat spekulasi dan asumsi, narasi Reshuffle Kabinet atau perombakan di tingkat kementerian saat ini memang menjadi pertimbangan Presiden Prabowo Subianto.

Baca Juga: Sering Diabaikan karena Rasanya yang Tidak Biasa, Ternyata Pare Membawa Secercah Harapan Bagi Penderita HIV di Dunia!

Selain karena memang dibutuhkan, perombakan kabinet juga dianggap akan membawa perubahan dalam dinamika bernegara di Indonesia.

Karenanya meski secara eksplisit Presiden dengan tegas menyangkal narasi perombakan, geliat akan terjadinya reshuffle tetap tidak dapat dipungkiri.

Kuatnya desakan pemakzulan Wapres Gibran Rakabuming dan narasi Matahari Kembar serta momen reuni dengan Megawati, merupakan sinyal politik yang sukar untuk ditampik.

Pernyataan mengenai potensi akan adanya perombakan atau reshuffle kabinet tersebut, merupakan pandangan dari Pengamat Politik Hendri Satrio.

Baca Juga: Sambut HUT ke-498 Pemprov Jakarta Gelar Program Gebyar Kesehatan, Ini Ketentuan Ikut Operasi Bibir Sumbing!

Hendri memberikan isyarat, tendensi dan posibilitas akan dilakukannya reshufle saat ini memang sedang menguat di tengah-tengah masyarakat.

“Selain berkali-kali mengatakan bahwa dia puas dengan kabinetnya, nilai pemerintahan buat dirinya masih Enam, saya yakin Presiden akan menambah poin,” ujarnya.

Pemberian kesimpulan Nilai Enam pada pemerintahannya, menurut Hendri merupakan indikasi kesadaran untuk segera melakukan peningkatan.

Kuatnya antusiasme rakyat Indonesia terhadap pemerintahan Prabowo, menurut Hendri akan menjadi energi tambahan untuk menyegerakan perombakan.

Baca Juga: Pemutihan Pajak Kendaraan Jakarta Resmi Dimulai, Ini Cara Cek Tagihan Secara Online

Sosok Prabowo Subianto, menurut Hendri merupakan figur Presiden Indonesia yang memang sangat memperhatikan pendapat rakyat.

Sehingga tidak mengherankan jika kemudian, para menteri di jajaran kabinetnya sering mendapat teguran secara simbolik saat pidato resmi kenegaraan.

Sebagai Kepala Pemerintahan, Hendri menilai Presiden Prabowo sudah sangat memahami spektrum kekuatan dan otoritas politiknya sebagai Pemimpin.

Namun demikian, Hendri tidak memungkiri bahwa proses reshuffle atau perombakan tidak bisa secara sembarangan langsung dilakukan.

Baca Juga: Musisi Gustiwiw Meninggal Dunia, Dunia Hiburan Tanah Air Berduka

Disamping perlu menyiasati kemungkinan terjadinya hambatan birokratik, Presiden Prabowo menurut Hendri juga perlu melakukan kalkulasi politik.

Rekatnya kembali hubungan Prabowo Subianto dengan Megawati Soekarnoputri, menurut Hendri sempat melahirkan perspektif kalkulatif di tengah masyarakat.

Bargaining atau posisi tawar dari rekatnya kembali hubungan Prabowo-Megawati tersebut, menurut Hendri membawa peluang perubahan di tingkat Menteri.

“Gosipnya beredar bahwa PDIP akan masuk ke kabinet dan sangat mungkin dapat tiga menteri,” imbuhnya dikutip Ayojakarta dari kanal Youtube tvOneNews.

Mengacu pada situasi tersebut, Hendri optimis narasi reshuffle atau perombakan jabatan di tingkat menteri akan sangat mungkin terjadi. ***

Reporter Karseno AJ
Editor Katarina Erlita