AYOJAKARTA.COM — Politikus Gerindra Dedi Mulyadi mengaku tidak ingin merespon pernyataan Rudiana terkait somasi yang dilayangkan.
Menurutnya, Rudiana berhak menyampaikan pendapatnya atau melayangkan somasi kepada Dede dan Dedi Mulyadi.
Namun, Dedi menegaskan bahwa perannya saat ini bukan sebagai pengacara atau pejabat dalam menyelesaikan kasus Vina Cirebon.
Dedi Mulyadi menjelaskan bahwa dirinya adalah warga masyarakat biasa yang mencoba menyajikan data dan fakta untuk semua pihak terkait kasus yang dihadapi.
Meskipun tidak memiliki kapasitas sebagai wartawan, penyidik, atau anggota legislatif, ia merasa bertanggung jawab untuk membantu menemukan kebenaran.
Dedi mengajak semua pihak untuk duduk bersama dan mencari solusi yang tepat agar kasus ini menemukan jalan yang benar.
Baca Juga: Terungkap Alasan Iptu Rudiana Ogah Muncul ke Publik, Sengaja Menghindar dari Kasus Vina Cirebon?
Dedi mengakui bahwa ribuan masyarakat mendukungnya untuk terus mengungkap kebenaran.
Menurutnya, ada faktor-faktor sosial yang tidak dimiliki oleh pihak kepolisian dalam mengungkap kasus Vina Cirebon ini.
Dedi Mulyadi mengatakan bahwa bergulirnya kasus Vina Cirebon hingga 8 tahun ini punya alasan tersendiri.
Seperti kondisi ekonomi keluarga korban dan terpidana yang tidak mampu.
“Apa sih yang membuat kasus ini 8 tahun susah terbuka saya jelaskan yang pertama adalah keluarga korban juga ekonominya tidak mampu khusus Vina bukan keluarga berada,” ujar Dedi Mulyadi, dikutip dari kanal YouTube Intens Investigasi pada Rabu, 24 Juli 2024.
Keluarga korban dan terpidana sering kali kehilangan penghasilan karena harus bolak-balik menghadiri penyelidikan dan penyidikan.
“Kemudian keluarga terpidana juga ekonominya tidak mampu, saksi-saksi ekonominya tidak mampu, mereka kalau berurusan dengan penyelidikan penyidikan bolak-balik diperiksa itu meninggalkan pekerjaan,” imbuhnya.
Dedi merasa bahwa kehadirannya diperlukan untuk mengatasi kebutuhan non-penyelidikan, seperti transportasi dan kehidupan sehari-hari keluarga yang terlibat.
Ia berusaha menjamin kebutuhan dasar mereka agar mereka dapat fokus mengikuti proses hukum tanpa khawatir tentang kehidupan ekonomi mereka.
Dengan demikian, ia berharap bisa memberikan ketenangan bagi mereka yang terlibat dalam kasus ini sehingga proses hukum dapat berjalan dengan lancar dan tuntas.***