Nasional

Dulu Dukung Prabowo Kini Dukung Anies, Ternyata Ini Alasan UAS: Saya Istiqamah pada Kaidah Bukan Orangnya

Oleh: Sidiqqi Al Isyan Jumat 26 Jan 2024, 11:24 WIB
Dulu Dukung Prabowo Kini Dukung Anies, Ternyata Ini Alasan UAS: Saya Istiqamah pada Kaidah Bukan Orangnya

AYOJAKARTA.COM -- Ustad Abdul Somad atau kerap disapa UAS diketahui telah mendeklarasikan dukungannya terhadap salah satu pasangan calon presiden dan wakil presiden yang maju pada Pilpres 2024.

Adapun pasangan calon (paslon) yang didukung oleh Ustad Abdul Somad tersebut adalah Paslon nomor urut 1, Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar (AMIN).

Dukungan UAS terhadap paslon nomor urut 1 tersebut disebutkan saat capres Anies Baswedan hadir serta berkunjung ke rumahnya di Pekanbaru, Riau.

Baca Juga: KPM Wajib Tahu! Ini yang akan Terjadi dengan Bantuan Sosial Jika Anies Baswedan Jadi Kepala Pemerintahan

Tentu karena dukungan UAS terhadap paslon AMIN ini menimbulkan pro dan kontra, bahkan banyak kalangan umat Islam yang turut mendukung AMIN lantaran hadirnya UAS sebagai salah satu pendukung AMIN.

Namun disamping itu, banyak juga umat Islam yang menyebutkan kalau UAS tersebut tidak konsisten atau mencla mencle dalam menentukan pilihannya.

Pasalnya, pada Pilpres 2019 lalu, UAS disebutkan mendukung Prabowo Subianto yang kini kembali mendaftarkan diri menjadi capres pada Pilpres 2024.

Akan tetapi saat ini pada Pilpres 2024, UAS memilih untuk mendukung paslon lain, yakin Paslon Anies-Muhaimin.

Baca Juga: Jadi Pionir Kampanye di Era Digital, Relawan Humanies Desain Situs Haveaniesday.com untuk Anies Baswedan

Disebut tidak konsisten atas pendiriannya, Ustadz Abdul Somad pun menjelaskan alasan kenapa dirinya memilih Anies Baswedan bukan Prabowo Subianto.

Sebelumnya ada seseorang jamaah pengajian yang menanyakan alasannya tidak konsisten, pertanyaan tersebut dilontarkan saat menghadiri pengajian yang diunggah oleh akun YouTube MUTIARA KAMPAR.

"Ustaz kenapa mencla mencle? saya bukan mencla mencle. Saya istiqamah dalam kaidah bukan istiqomah pada orang," baca UAS pertanyaan yang dilontarkan melalui selembar kertas.

UAS menyebutkan bahwa dirinya memilih pemimpin dengan kaidah lantaran karena mudharatnya atau kerusakannya paling ringan.

Baca Juga: Di Hadapan Ratusan Mahasiswa, Anies Baswedan Berjanji Tambah Program Bansos Jika Terpilih Jadi Presiden 

Lebih lanjut, UAS menyebutkan kalau pada Pilpres ini adalah sebuah ajang pemilihan presiden yang merupakan manusia biasa bukan memilih malaikat yang tanpa dosa.

"Saya begini memilih mudharat teringan. Kita ini yang mau kita pilih bukan malaikat. Tapi memilih mudharat teringan," terang UAS.

Bahkan UAS mengaku dalam memutuskan pilihannya tidak tergesa-gesa, dalam artian dirinya sudah melakukan riset terlebih dahulu.

“Saya sudah dengar, saya sudah tengok, saya kenal, saya putuskan," ungkap Ustad Abdul Somad.

Baca Juga: Diisukan Dimarahi Surya Paloh, Anies Baswedan Minta Masyarakat Kritis dan Ingatkan Ada Teknologi AI

"Kita bukan memilih pemimpin terbaik seperti nabi, Abu Bakar, Umar, Utsman, Ali tapi supaya mencegah dari orang zalim. begitu pemahamannya," lanjut UAS.

Reporter Sidiqqi Al Isyan
Editor Eneng Reni Nuraisyah Jamil