Nasional

Mantan KSAD Dudung Abdurachman Mengaku Ingin Terjun ke Dunia Politik Usai Melihat Kondisi Pilpres 2024, Ada Apa?

Oleh: Sidiqqi Al Isyan Kamis 18 Jan 2024, 07:51 WIB
Dudung Abdurachman melihat situasi politik saat ini yang kian memanas, sehingga dirinya ingin turut berkontribusi kepada bangsa.

AYOJAKARTA.COM – Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 kian memanas, terlebih lagi usai debat ketiga calon presiden (capres) yang membahas tentang pertahanan keamanan negara.

Menanggapi permasalahan anggota TNI yang turut dilibatkan dalam Pilpres 2024, hal ini membuat mantan KSAD Dudung Abdurachman ikut berbicara.

Diketahui Dudung Abdurachman merupakan mantan KSAD yang sudah pensiun dari jabatannya, dan belakangan ini dirinya tidak terlihat di publik lantaran hanya ingin melanjutkan karirnya sebagai petani.

Hal ini diungkapkan olehnya dihadapan Deddy Corbuzier, saat menghadiri undangan podcast beberapa waktu lalu.

Baca Juga: Berbeda Pendapat dengan Andika Perkasa, Dudung Abdurachman Kirim Pesan: Berpolitiklah dengan Bijak

Sebelumnya, Deddy Corbuzier sempat mempertanyakan target Dudung Abdurachman setelah setelah masa baktinya menjadi TNI.

"Jadi targetnya apa Pak setelah menjadi Purnawirawan, abis Purnawirawan biasanya nih setahu saya, Jenderal-jenderal lain habis Purnawirawan langsung masuk partai, ada yang ke mana, Bapak kok diam-diam aja?" tanya Deddy, dikutip pada Kamis, 18 Januari 2024.

Menanggapi pertanyaan itu, Dudung Abdurachman mengaku kalau dirinya hanya ingin bertani, dan hal ini telah direncanakan sebelumnya saat dirinya menjadi KSAD.

"Dari awal saya ingin bertani, dan sudah bertani memang, kemarin saya baru panen singkong Leuwiliang, sama ubi. Ya lumayan tanahnya lah 1500 meter," jawab Dudung.

Baca Juga: Skor yang Diberikan Anies Baswedan dan Ganjar Pranowo Dianggap Tak Pantas, Dudung Abdurachman Beri Nilai Prabowo Subianto 99,9

Namun, di samping niatnya yang ingin Bertani, Dudung Abdurachman juga mengaku kalau dirinya ingin terjun ke dunia politik.

Hal tersebut lantaran dirinya melihat situasi politik saat ini yang kian memanas, sehingga dirinya ingin turut berkontribusi kepada bangsa dan negara.

Lebih lanjut, Dudung Abdurachman menilai bahwa hanya dengan masuk dunia politik saja maka kita dapat berkontribusi kepada negara.

"Iya, itulah patriot, patriot itu tergerak, kok seperti ini menurut saya, dan memang kalau saya bintang empat dan kemudian selesai begitu saja," jelas Dudung.

Baca Juga: Usai Pensiun, Dudung Abdurachman Pilih Karier Lain daripada Terjun ke Dunia Politik

"Berkontribusi kepada bangsa dan negara ini kalau kita tidak masuk ke dalam politik kayaknya tidak mungkin, karena suaranya tidak ada," lanjutnya.

Kemudian Dudung Abdurachman menjelaskan bahwa yang menentukan Indonesia kedepannya ada tiga, yaitu eksekutif, yudikatif, legislatif, dan satu lagi yakni partai politik.

Dudung Abdurachman juga menilai bahwa selama ini yang dominan dalam menggerakkan Indonesia adalah partai politik.

Sehingga dirinya mengaku tidak memiliki partai untuk dapat menggerakkan Indonesia kedepannya.

Baca Juga: Memilih Jadi Petani usai Purna Bhakti, Ini Tanggapan Jenderal TNI (Purn) Dudung Abdurachman Terhadap Situasi NKRI

"Contoh misalnya Pak Ganjar, Pak Anies, itu kan hanya seorang Gubernur saja. Gubernur kan selevel pangdam itu, selevel kajati, kapolda. Saya pernah jadi pangdam, pangkostrad, udah jadi KSAD, persoalannya kan saya nggak punya partai politik," ujar Dudung.

Lantas, Deddy Corbuzier pun bertanya apakah kedepannya Dudung Abdurachman akan masuk dalam partai politik.

"Jadi Bapak mau masuk partai politik?" tanya Deddy.

"Iya kira-kira begitu lah," jawab mantan KSAD Dudung Abdurachman.***

Reporter Sidiqqi Al Isyan
Editor Tedi Rukmana