AYOJAKARTA.COM - Mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) memberikan pendapatnya mengenai rahasia Kementerian Pertahanan (Kemenhan) di Indonesia.
Menurut JK tidak ada hal yang perlu dirahasiakan dalam pertahanan negara apalagi mengenai alutsista.
JK menilai hal tersebut harus diungkap ke publik agar masyarakat dapat mengetahuinya.
“Rahasia apa sih? Bagian apa yang perlu dirahasiakan kalau hanya alutsista,” kata JK kepada media, dikutip Ayojakarta.com dari kanal Youtube Kompas TV.
Lebih lanjut, JK mengatakan bahwa rahasia itu merupakan hal yang harus ditutupi dari segala sesuatu yang tidak wajar.
“Rahasia itu hanya menutupi sesuatu harta yang tidak wajar, kita punya sekian sukhoi, dan sekian F16 semua orang tahu,” katanya.
Baca Juga: Miliki Keunggulan di Berbagai Aspek, Jadi Alasan Jusuf Kalla Dukung Anies Baswedan-Cak Imin
JK pun menjelaskan bahwa beberapa waktu yang lalu, atau lebih tepatnya pada tanggal 5 Oktober negara telah memamerkan alutsista yang dimiliki.
Oleh sebab itu, tidak perlu lagi merahasiakan tentang alutsista dalam pertahanan karena hal tersebut sudah banyak diketahui oleh publik.
Tidak hanya itu, JK pun menambahkan bahwa sesuatu yang harus di rahasia yaitu senjata-senjata hebat milik negara seperti nuklir dan sebagainya. Namun, menurut JK Indonesia belum memiliki itu.
Baca Juga: Anies Baswedan Merasa Terhormat Dapat Dukungan dari Jusuf Kalla: Ini Sebuah Kepercayaan
“Terkecuali ada senjata-senjata rahasia hebat, biasanya itu dirahasiakan tapi ini kan tidak ada,” imbuhnya.
Sebelumnya, perihal alutsista ini mulai dibicarakan oleh publik setelah adanya debat capres yang ketiga diadakan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU), Minggu, 7 Januari 2024.
Dalam debat tersebut Anies sempat menyinggung mengenai alutsista atau sistem persenjataan milik negara yang dibeli oleh Kementerian Pertahanan Republik Indonesia.
Anies maupun Ganjar meminta data tersebut untuk diungkapkan kepada publik.
Namun, sebagai Menteri Pertahanan Prabowo bersikeras untuk tidak mengungkapkan hal itu dan menyebut data yang diminta oleh Anies dan Ganjar adalah rahasia negara.***