AYOJAKARTA.COM - Secara blak-blakan mantan Wakil Presiden ke 10 dan ke 12 Jusuf Kalla atau JK mengungkap kekhawatirannya tentang Indonesia.
Jusuf Kalla mengaku khawatir jika kelak Indonesia dipimpin oleh Presiden yang pemerah.
Entah siapa sosok yang dimaksud oleh Jusuf Kalla terkait sosok pemarah ini.
Baca Juga: Miliki Keunggulan di Berbagai Aspek, Jadi Alasan Jusuf Kalla Dukung Anies Baswedan-Cak Imin
JK juga mengatakan jika Presiden Indonesia pemarah bisa jadi 'bom' ketika debat bersama kepala negara lain.
Bahkan, JK mengatakan jika Indonesia punya Presiden pemerah ada kemungkinan bisa saja ditonjok oleh kepala negara lainnya.
"Bagaimana kira-kira kalau dia berdebat dengan kepala negara lain? Bisa ditonjok kepala negara lain," ujar JK dikutip dari suara.com.
Baca Juga: Anies Baswedan Merasa Terhormat Dapat Dukungan dari Jusuf Kalla: Ini Sebuah Kepercayaan
Lebih lanjut, ia meminta agar masyarakat berhati-hati untuk memilih Presiden pada 14 Februari 2024 nanti.
Sebagaimana diketahui, JK telah resmi mendeklarasikan dirinya untuk mendukung Capres-Cawapres No Urut 1, Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar (Cak Imin).
JK mengatakan pada saat momen debat bisa menjadi pandangan bagi masyarakat untuk memilih siapa yang pantas menjadi Presiden.
Ia lantas berseloroh dari apa yang dilihat saat debat ketiga capres pada Minggu (7/1/2024).
"Harus hati-hati memilih pemimpin. Kita lihat kemarin malam aja di debat," cetusnya.
Sebagaimana diketahui, dalam debat ketiga capres tersebut banyak yang menilai bahwa Prabowo Subianto kerap emosi.
Hal itu lantaran ia diserang oleh Anies Baswedan dan Ganjar Pranowo.
Lantas apakah yang dimaksud pemerah oleh JK ini adalah Prabowo Subianto?
Terkait hal itu, JK memang tidak menyebutkan secara spesifik siapa yang dimaksud.***

Share this article
Jusuf Kalla atau JK mengaku khawatir jika Indonesia dipimpin Presiden yang pemarah, terlebih saat debat dengan kepala negara lain.