AYOJAKARTA.COM - Sosok Mahfud MD kini menjadi salah satu tokoh yang menjadi sorotan publik.
Selain menjadi seorang Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam), Mahfud MD juga merupakan calon wakil presiden (cawapres) dari paslon nomor urut 2.
Mahfud MD dikenal sebagai sosok yang dikenal jujur dan berani dalam segala aspek.
Namun di sisi lain, banyak orang yang penasaran dengan nama Mahfud MD yang sebenarnya.
Diketahui bahwa nama yang biasa dicantum dalam media sosial yakni Prof. Mahfud MD, dengan memiliki gelar yakni, Dr. Muhammad Mahfud MD., SH., SU., MIP.
Terkait banyaknya orang yang penasaran dengan nama ujung ‘MD’, maka Mahfud MD mengungkapkannya melalui podcast Denny Sumargo yang akunnya bernama @CURHAT BANG Denny Sumargo.
Baca Juga: Mahfud MD Ngaku Sering Tidur di Kuburan Cina Saat Masih Sekolah
Dalam podcast tersebut, Mahfud MD menjelaskan sedikit maksud singkatan ‘MD’ yang tersemat pada namanya tersebut.
Awalnya, dalam podcast tersebut, Denny Sumargo menanyakan pertanyaan terkait apa singkatan ‘MD’ tersebut.
“Maaf sebelumnya pak, ini mewakili netizen yang penasaran. Apa kira-kira singkatan MD pada nama bapak?” tanya Denny Sumargo mewakili para publik.
Baca Juga: Terkuak! Mahfud MD Sebut Pernah Ditawari Jadi Cawapres Anies Baswedan Tapi Menolak, Ini Alasannya
Atas pertanyaan tersebut, lantas Mahfud MD menjawab memang selama ini banyak yang salah tafsir terkait kata ‘MD’ yang tersemat di namanya.
Mahfud MD menjelaskan banyak masyarakat yang menyebutkan singkatan MD adalah Madura, ada juga yang menyebutkan bahwa singkatannya adalah Muhammadiyah.
“Ya tafsir masyarakat kan beragam, ada yang bilang MD itu Madura begitu. Tapi ada yang bilang MD itu seperti dua gerakan ormas islam besar di Indonesia, NU dan Muhammadiyah, MD dibilang Muhammadiyah begitu,” kata Mahfud MD.
Kemudian, Mahfud MD akhirnya menjelaskan bahwa kata ‘MD’ yang terdapat pada namanya tersebut adalah singkatan dari nama ayahnya.
Adapun alasan disematkan nama ayahnya dikarenakan saat duduk pada bangku sekolah, terdapat tiga nama Mahfud, sehingga saat pemanggilan nama absen, yang angkat tangan malah ketiga orang tersebut, termasuk Mahfud MD.
“Ceritanya begini mas Denny, waktu itu saya sekolah ada tiga nama Mahfud. Saat itu tiap masuk sekolah di absensi, Mahfud, yang angkat tangan malah tiga orang,” cerita Mahfud MD.
Sehingga, guru akhirnya menyarankan untuk menambahkan nama ayah pada akhir nama Mahfud tersebut, sehingga satu bernama Mahfud Musafar, Mahfud Hasan Basri, dan satu lagi dirinya sendiri Mahfud Mahmudin.
“Guru bilang coba pakai nama ayahnya saja. Satu Mahfud Musafar, saya Mahfud Mahmudin. Mahmudin itu diambil dari nama ayah saya. Lalu yang ketiga itu Mahfud Hasan Basri,” jelas Mahfud MD.
Nah, karena nama Mahfud Mahmudin kurang enak didengar, maka Mahfud MD akhirnya berinisiatif menyingkatkan nama ayahnya menjadi MD, sehingga akhirnya menjadi yang seperti saat ini, bernama Mahfud MD.***