AYOJAKARTA.COM - Ada salah satu momen panas dalam Debat Capres 2024 yakni ketika Prabowo Subianto menjawab kritikan Anies Baswedan mengenai anggaran dari Kementerian Pertahanan (Kemenhan).
Momen ini terjadi saat Debat Capres 2024 tadi malam yakni Minggu, 7 Januari 2024 di Istora Senayan, Jakarta Pusat.
Pada saat itu Anies Baswedan menyoroti anggaran Kemenhan yang saat ini banyak dialokasikan untuk membeli alutsista bekas dari negara lain yang menurutnya tidak produktif.
Menanggapi hal tersebut, Prabowo Subianto mengatakan bahwa capres nomor urut 1 tidak paham mengenai pertahanan negara.
Karena menurutnya banyak negara yang juga membeli alutsista atau pesawat bekas.
Capres nomor urut 2 pun mencontohkan zaman Soekarno yang juga menggunakan pesawat tempur bekas yang masih layak tetapi usia pakainya masih muda.
Baca Juga: Debat Ketiga Capres Prabowo Subianto Sebut 50 Persen Alutsista Dunia Adalah Bekas, Apakah Benar?
Pada saat menanggapi kritikan dari Anies Baswedan ini, munculah ucapan ‘omon-omon’ yang merupakan istilah atau ungkapan baru dan saat ini ramai di media sosial.
Bahkan ucapan ‘omon-omon’ Prabowo Subianto mendadak trending topic di X yang banyak dibahas dalam cuitan-cuitan warganet.
Capres nomor urut 2 menyebut bahwa Anies Baswedan hanya bisa berbicara, sementara Prabowo lebih setuju dengan tanggapan dari capres nomor urut 3 Ganjar Pranowo.
Baca Juga: Anies Baswedan Singgung Soal Etika, Prabowo Ngegas Sebut Anies Menyesatkan
“Saya banyak setuju dengan Pak Ganjar ya. Kalau benar masuk akal, saya setuju. Kalau omon omon omon, ya kumaha (bagaimana)?” ujar Prabowo Subianto dikutip Ayojakarta.com dari YouTube KPU pada Senin (8/1/2024).
Capres nomor urut 2 yang diusung oleh Koalisi Indonesia Maju (KIM) menambahkan bahwa pemimpin bukan hanya sekedar berbicara saja.
Tapi juga harus memiliki agenda tersendiri untuk bisa membangun dan memajukan negara bukan hanya asal ngomong belaka.
“Kenapa negara-negara selatan melihat ke Indonesia? Karena kita berhasil membangun ekonomi kita, jadi tidak hanya omong omon omon kerjanya omon saja, tidak bisa,” tutur Prabowo Subianto.
Lebih lanjut dirinya mengatakan bahwa negara yang baik perlu memiliki sikap ing ngarso sung tulodo yang artinya memberi teladan kepada orang atau pihak lain.
Baca Juga: Usai Debat Capres Prabowo Kecewa Soal Kualitas Paslon Lain, Mengenai Apa?
“Jadi leadership apakah negara, apakah perorangan tapi juga terutama negara harus dengan contoh ingarso sung tulodo. Kita memimpin, kita membawa agenda, kita mau cerita itu cerita. Omong, omon-omon tak bisa,” lanjutnya.
Jika dilihat dari konteks pembahasan yang ada, istilah omon-omon ini merupakan plesetan dari kata omong-omong atau dapat diartikan hanya berbicara saja.
Dalam konteks debat tadi malam, Prabowo Subianto meminta kepada Anies Baswedan agar tidak hanya ngomong doang.***