Nasional

Ahli Sebut Peradilan Sesat Kasus Jessica Wongso Harus Dihentikan agar Tak Jatuh Korban Lain, Apa Strategi Otto Hasibuan?

Oleh: Sulistiyaningsih Sabtu 16 Des 2023, 15:45 WIB
Terdakwa Jessica Kumala Wongso mengikuti sidang lanjutan terdakwa Jessica Wongso di PN Jakarta Pusat, Rabu (27/7).

AYOJAKARTA.COM – Kasus kopi sianida yang menyeret Jessica Wongso kembali mendapat sorotan dari publik meski sudah 7 tahun berlalu.

Kasus ini kembali mencuat usai film dokumenter dari Netflix Ice Cold: Murder, Coffee and Jessica Wongso, sehingga masyarakat seakan dibuka matanya untuk melihat kejanggalan-kejanggalan dari proses peradilan kasus kopi sianida.

Salah satu saksi ahli yang didatangkan oleh kuasa hukum Jessica Wongso dalam pengadilan yakni Rismon Sianipar selaku ahli digital forensik kembali menyuarakan suara.

Dalam sebuah podcast, Rismon Sianipar mengungkapkan bahwa dirinya tetap menyuarakan keadilan sejak 7 tahun yang lalu.

Baca Juga: Tim Kuasa Hukum Jessica Wongso Kekeh Laporkan Ayah Mirna Salihin, Ketua IPW: Jangan Kebanyakan Gimik

Ahli digital forensik tersebut menyebut beberapa kejanggalan kasus kopi sianida, dan secara terang-terangan mengatakan bahwa bukti CCTV telah direkayasa.

Rismon Sianipar secara tegas menyatakan bahwa peradilan sesat kasus yang menyeret Jessica Wongso harus segera dihentikan.

Menurutnya hal ini agar tidak ada korban lain yang lebih banyak lagi dan agar pihak-pihak yang menyesatkan proses peradilan dari Jessica Wongso harus dibongkar dan ditindak agar ada efek jera.

“Saya pribadi terhadap Muhammad Nuh Al Azhar dan Christopher Hariman Rianto ini sifatnya, tujuan saya adalah jangan sampai terulang kepada orang-orang lain,” ujar Rismon Sianipar. dikutip AyoJakarta.com dari YouTube Bravos Radio Indonesia, Sabtu, 16 Desember 2023.

Baca Juga: Otto Hasibuan Bakal Laporkan Semua Orang yang Terlibat dalam Kasus Jessica Wongso

“Karena kita sebagai individu itu berpotensi sebagai korban dari rekayasa tersebut. Jadi saya berpikir positif saja. Ini pertama dia lakukan tapi who know ini sudah sekian kali dia lakukan,” sambungnya.

“Nah kalau ini tidak kita beri efek jera kepada mereka berdua ini, mereka akan mengulanginya dan ada orang lain yang akan jadi korban. Kalau sekarang kita nggak buat mereka jera kapan lagi, apakah tunggu korban lagi seperti Jessica?” imbuhnya.

Sementara itu di sisi lain, Otto Hasibuan selaku kuasa hukum Jessica Wongso berniat mengajukan peninjauan kembali (PK) atas putusan hakim terhadap kliennya.

Saat ini mertua Jessica Mila itu mengatakan sedang mempersiapkan bahan-bahan yang dibutuhkan untuk mengajukan PK yang kedua.

Baca Juga: Fakta Baru! Ahli Digital Forensik Ini Beberkan Ancaman saat Jadi Saksi di Kasus Jessica: Ini Belum Selesai

Khususnya mempersiapkan novum baru dan bukti-bukti tambahan lainnya agar PK bisa segera diproses secepatnya.

Terkait dengan strategi yang dipersiapkan oleh Otto Hasibuan agar PK kasus Jessica Wongso bisa sukses, pengacara kondang tersebut mengatakan tidak ada strategi khusus.

Dirinya hanya berusaha mempersiapkan semua berkas dan bukti-bukti dengan baik dan kuncinya adalah berdoa karena menurutnya kekuatan doa sangatlah dahsyat.

“Saya nggak bohong terus saya berdoa, setiap pagi malam saya itu berdoa untuk kasus Jessica ini dan bukan hanya hari ini saja. Sejak 7 tahun lalu, saya nggak bohong,” ujar Otto Hasibuan.

Baca Juga: Momen Lucu Otto Hasibuan saat Ingin Diwawancara, Ditanya Jessica Mila Malah Dikira Jessica Wongso

“Makanya saya bilang kenapa Tuhan masih diam kok kenapa Tuhan masih belum dengar. Makanya saya berpikir apakah itu (dengan adanya dokumenter Netflix) Tuhan,” sambungnya.

Pengacara kondang ini merasa bahwa Tuhan maha adil dan mulai membuka jalan kebenaran untuk Jessica Wongso.

“Tuhan itu adil kok, kalau bukan Tuhan yang membuka pintu nggak akan bisa,” ujarnya.***

Reporter Sulistiyaningsih
Editor Tedi Rukmana