AYOJAKARTA.COM – Calon presiden (capres) nomor urut 1, Anies Baswedan, menanggapi hasil survei Lembaga Survei Indonesia (LSI) yang terbaru.
Berdasarkan hasil survei LSI, diketahui elektabilitas Anies Baswedan mengalami kenaikan menjadi 22,3 persen.
Sebelumnya pada survei periode Oktober, elektabilitas Anies Baswedan berada di angka 19,6 persen.
Mengacu pada hasil tersebut, elektabilitas Anies hampir menyalip Ganjar Pranowo yang berada di angka 23,8 persen.
Baca Juga: Jelang Debat Perdana, Begini Persiapan Anies Baswedan, Prabowo Subianto, dan Ganjar Pranowo
Menanggapi hal tersebut, Anies mengatakan bahwa hasil survei yang ada saat ini belum stabil.
“Sebenarnya kalau angka yang belum menentukan sikap itu masih setinggi itu, artinya angka yang muncul itu masih belum stabil. Jadi nanti menjelang Pemilu angka yang undecided makin hari akan makin menurun,” kata Anies, dikutip dari kanal YouTube METRO TV, Selasa, 12 Desember 2023/
Anies berpendapat masih banyak masyarakat yang belum menentukan pilihannya untuk Pilpres 2024
Sehingga, Anies menegaskan berbagai hasil survei yang ada tidak bisa dijadikan patokan.
Baca Juga: Tim Hukum Anies Baswedan dan Cak Imin Tidak Akan Bela Komika Aulia Rakhman
“Tapi lonjakan angka yang belum memilih itu menggambarkan ada yang kehilangan suara banyak. Pasti dan itu juga artinya ada yang mulai memikirkan ke mana ya saya harus memilih. Jadi suaranya belum stabil. Artinya hasil surveinya juga tidak bisa dijadikan patokan,” jelasnya.
Meski begitu, Anies tetap menganggap hasil survei yang ada sebagai feedback agar pihaknya bisa terus berjuang.
Anies juga mendorong agar masyarakat bisa membandingkan masing-masing pasangan calon yang ada.
Hal ini diharapkan agar masyarakat bisa menentukan siapa calon pemimpin yang paling tepat untuk bangsa.
Baca Juga: Elektabilitas Ganjar Pranowo-Mahfud MD Menurun, Hampir Disalip Anies-Cak Imin
“Karena kalau terjadi pergeseran yang signifikan dari tidak memilih kepada si A, si B, si C, hasil bisa berubah sama sekali."
"Itu artinya kenapa hal begini itu baik aja untuk feedback, tapi yang penting kita terus menjangkau semua, sampaikan gagasan, dan mengajak kepada semuanya silahkan bandingkan. Lalu dari perbandingan itu pikirkan mana yang kira-kira paling tepat,” tutupnya.***