AYOJAKARTA.COM – Tiga pasangan calon (paslon) terus berjuang untuk menaikkan elektabilitas sejak masa kampanye dimulai.
Seperti yang diketahui, kampanye Pilpres 2024 dimulai sejak 28 November 2023 dan akan berakhir pada 10 Februari 2024.
Hingga kini, elektabilitas ketiga paslon masih terus bergulir dan dicatat dalam beberapa lembaga survei.
Elektabilitas pasangan calon presiden (Capres) Anies Baswedan dan calon wakil presiden (Cawapres) Muhaimin Iskandar atau Cak Imin diketahui meningkat.
Hal tersebut diketahui dari hasil survei yang dilakukan Lembaga Survei Indonesia (LSI) pada awal 3-5 Desember 2023 lalu.
Mengutip dari kanal YouTube Metro TV pada Senin, 11 Desember 2023, berdasarkan hasil survei terbaru LSI periode Desember 2023, elektabilitas Anies-Cak Imin berada di angka 22,3 persen.
Kemudian, elektabilitas Ganjar Pranowo dan Mahfud MD berada di angka yang berbeda tipis dengan Anies-Cak Imin, yakni 23, 8 persen.
Sementara itu, elektabilitas Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka lebih tinggi di antara dua paslon lainnya, yakni di angka 45,6 persen.
Jika mengacu pada hasil survei bulan Oktober lalu, hasil survei terbaru menunjukkan adanya kenaikan elektabilitas pasangan Prabowo-Gibran.
Sebelumnya pada Oktober lalu, hasil survei menunjukkan elektabilitas Prabowo-Gibran berada di angka 35,9 persen.
Artinya, elektabilitas Prabowo-Gibran mengalami kenaikan yang tinggi dibandingkan paslon lain.
Selain itu, kenaikan elektabilitas juga dialami oleh Anies-Cak Imin yang pada Oktober lalu sebesar 19,6 persen.
Akan tetapi, mengacu dari hasil survey periode Oktober diketahui Ganjar-Mahfud mengalami penurunan.
Diketahui, hasil survei periode Oktober menunjukkan elektabilitas Ganjar-Mahfud sebesar 26,1 persen.
Menurunnya hasil survei menjadikan elektabilitas Ganjar-Mahfud hampir disalip oleh Anies-Cak Imin.

Share this article
Saat ini elektabilitas Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka lebih tinggi di antara dua paslon lainnya, yakni di angka 45,6 persen.