AYOJAKARTA.COM – Calon presiden (Capres) Prabowo Subianto menyatakan siap kalah lagi di Pilpres 2024.
Prabowo Subianto mengatakan dirinya maju dalam Pilpres 2024 karena ingin berbakti kepada negara.
Selain itu, Prabowo Subianto menyatakan dirinya tahu apa saja yang sedang dihadapi oleh bangsa dan siap bekerja untuk rakyat.
Hal tersebut disampaikan oleh Prabowo Subianto saat hadir di acara Musyawarah Kerja Nasional Majelis Ulama Indonesia III 2023, Sabtu, 2 Desember 2023.
“Saya maju, saya menawarkan diri untuk berbakti kepada negara. Saya ingin diberi mandat, saya ingin untuk diberi kesempatan untuk memimpin bangsa dan negara ini karena saya merasa bahwa saya paham, saya mengerti apa yang sedang terjadi kepada bangsa kita ini,” kata Prabowo, dikutip dari kanal YouTube KOMPASTV, Senin, 4 Desember 2023.
“Saya paham bahaya-bahaya yang dihadapi oleh bangsa ini. Karena itu saya terus berjuang tapi di atas jalan yang benar, di atas jalan UUD. Saya datang di hadapan rakyat dan saya minta mandat. Kalau rakyat memberi mandat kepada saya, saya siap bekerja untuk rakyat, untuk bangsa,” sambungnya.
Prabowo mengungkapkan dirinya tidak mempermasalahkan apabila pada Pilpres 2024 dirinya harus kalah lagi.
Ia pun menyinggung bahwa dari pengalaman sebelumnya, ia juga pernah mengalami kekalahan di kontestasi politik.
Namun, Prabowo menyebut beberapa kali ia menghadapi kekalahan, Indonesia masih berhadapan dengan masalah yang sama.
“Kalau rakyat tidak memberi mandat ya tidak ada masalah dan saya sudah buktikan berkali-kali. Tapi saya lihat kok masalahnya masih sama ya. Masalahnya adalah kekayaan bangsa Indonesia tidak tinggal di Indonesia,” ungkapnya.
Lebih jauh, Prabowo menuturkan dirinya ingin diberi kesempatan untuk memperbaiki nasib bangsa Indonesia.
Akan tetapi, Prabowo mengaku akan pensiun jika kembali kalah dalam Pilpres.
Baca Juga: Jadwal dan Rangkaian Kegiatan Kampanye Prabowo Subianto di Banten Hari Ini!
“Saya minta mandate untuk kita ubah nasib bangsa kita. Tapi kalau saudara tidak memberi kepada saya, saya tidak apa-apa. Saya seorang patriot, saya akan naik gunung, pensiun. Saya hanya mau lihat bangsa saya terhormat,” tutupnya.***