AYOJAKARTA.COM – Mendekati waktu pelaksanaan pemilihan umum, hal mengejutkan mulai terjadi di kubu pasangan Ganjar Pranowo-Mahfud MD.
Berdasarkan hasil sejumlah lembaga survei, pasangan Ganjar Pranowo-Mahfud MD yang menempati nomor urut ketiga mengalami penurunan.
Penurunan survei yang menjadi indikasi elektabilitas pasangan Ganjar Pranowo-Mahfud MD, oleh sebagian kalangan disebabkan akibat mengkritik pemerintah.
Sehubungan dengan kritik yang beberapa waktu ini sering disampaikan, Ganjar Pranowo sempat memberikan pernyataan.
Menurut Ganjar, segala yang terlihat dan dirasakan harus dapat disampaikan sebagaimana adanya tanpa ada rekayasa hanya demi perolehan suara.
“Kalau putih katakan putih, kalau hitam katakan hitam, jangan karena mau mengambil elektoral, ini semua dibalik,” ungkap Ganjar.
Terkait dengan menurunnya hasil survei, Juru Bicara kaum muda TPN pasangan Ganjar-mahfud memberikan tanggapan.
Menurut Yogen Sogen, hasil survei merupakan sebuah potret pilihan di masyarakat dalam suatu rentang waktu yang dilakukan oleh suatu lembaga.
Namun demikian, Yogen menilai bahwa hasil survei yang dilakukan oleh lembaga survei Charta Politika masih relevan untuk dijadikan sebagai acuan.
“Kami berpatokan pada Charta Politika, tanggal 26 sampai 31 Oktober itu survei kami di 36,8 persen dan Pak Prabowo masih di 34 dan Pak Anies kisaran 24 persen,” jelasnya.
Dengan adanya fakta bahwa Prabowo mendapat dukungan Jokowi, Yogen menilai survei masih terlalu cair untuk dijadikan sebagai acuan.
Karena itu, Yogen menilai hal yang sangat wajar apabila Ganjar Pranowo selaku capres tidak merasa kuatir dengan hasil survei.
Terlebih karena aktualisasi dukungan yang terjadi di lapangan ketika Ganjar-Mahfud melakukan kampanye, cenderung berbeda dengan dengan survei.
Sehingga Yogen menilai apa yang tercatat oleh sejumlah lembaga survei, tidak selalu menjadi cermin dukungan di lapangan.
“Kami tidak berbicara di dalam konteks survei, tapi kami menyatukan bagaimana respon masyarakat di barat dan di timur, menyatukan kekuatan,” jelas Yogen.
Sehubungan dengan turunnya elektoral pasangan Ganjar-mahfud, Herman Khaeron selaku Wakil Komandan Alpha TKN Prabowo-Gibran memberi tanggapan.
Menurut Herman, kenaikan elektoral yang ditunjukkan oleh sejumlah lembaga survei merupakan indikasi menguatnya kepercayaan masyarakat kepada Prabowo-Gibran.
Sementara terkait dengan anggapan adanya dukungan Jokowi, Herman menilai hal tersebut merupakan bukti adanya kepercayaan Jokowi.
Dengan kepercayaan tersebut, tidak mengherankan apabila kemudian masyarakat Indonesia semakin percaya dengan pasangan Prabowo-Gibran.
“Pak Prabowo saya kira akan menjadi pilihan yang tepat,” jelas Herman dikutip Ayojakarta pada Minggu, 3 Desember 2023 dari kanal Youtube tvOneNews.

Share this article
Berdasarkan hasil sejumlah lembaga survei, pasangan Ganjar Pranowo-Mahfud MD yang menempati nomor urut ketiga mengalami penurunan.