Nasional

Anies Baswedan-Cak Imin Ngaku Kaget Soal Format Debat Cawapres, Dradjad Ungkap Hal Mengejutkan: Usulannya Kan dari Tim Mereka

Oleh: Dyah Arum Ratri Senin 04 Des 2023, 06:07 WIB
Salah satu pasangan calon presiden dan wakil presiden pemilu 2024 yang mulai kampanye adalah Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar (Cak Imin).

AYOJAKARTA.COM - Soal format debat cawapres beberapa hari terakhir ini menjadi polemik yang ramai diperbincangkan publik.

Bahkan format debat cawapres tersebut cukup membuat capres nomor urut 1 yakni Anies Baswedan mengaku terkejut lantaran belum ada diskusi namun sudah ditetapkan.

Namun ditengah polemik soal format debat cawapres tersebut, seorang Anggota Dewan Pakar Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming, Dradjad H Wibowo justru mengungkap hal mengejutkan.

Baca Juga: Umbar Janji Jika Terpilih, Anies Baswedan Akan Rombak KPK: Diisi Orang-orang Ini dan Ganti Hukuman Mati bagi Koruptor

Dradjad H Wibowo mengatakan bahwa usulan mengenai format debat Pilpres 2023 justru merupakan usulan perwakilan pasangan Anies Baswedan-Cak Imin.

“Merujuk notulen internal kami, tim Anies sudah berbicara dan bahkan yang mengusulkannya,” ungkap Dradjad dikutip dari laman Republika.co.id pada Minggu (3/12/23).

Oleh sebab itu, Dradjad H Wibowo sendiri mengaku terkejut jika Anies Baswedan merasa terkejut dengan format debat cawapres tersebut.

Baca Juga: Berpidato di Konferensi Kebijakan Luar Negeri, Anies Baswedan Tegaskan Peran Sentral Indonesia di Kancah Dunia

Pasalnya berdasarkan notulen internal TKN Prabowo-Gibran, Dradjad menjelaskan jika saat itu rapat dibuka oleh Ketua KPU Hasyim Asy’ari.

Kemudian acara selanjutnya adalah pemaparan dari KPU mengenai tanggal, tempat, tema, format acara, desain, dan juga susunan acara debat.

Lalu barulah perwakilan dari setiap paslon diberikan kesempatan untuk menyampaikan masukan atau usulan.

Baca Juga: Anies Baswedan Soal Tidak Ada Debat Khusus Cawapres: Kita Terkejut, Belum Bicara Bersama

Kemudian menurut Dradjad, perwakilan dari Anies-Cak Imin lantas menyampaikan beberapa masukan atau usulan tersebut.

Dimana salah satunya, pihak Anies-Cak Imin menginginkan beberapa hal berikut ini dalam sesi debat nanti.

“Agar dalam setiap sesi debat, capres dan cawapres hadir bersama, pembagian waktu atau porsi berbicara silakan diatur oleh KPU,” ujar Dradjad.

Lebih lanjut Ketua Dewan Pakar PAN tersebut mengatakan, “Usulan ini disampaikan oleh seorang Ibu dari perwakilan Anies-Muhaimin dan dikuatkan oleh rekannya.”

Hanya saja pihak Dradjad mengaku memang tidak mengetahui nama dari perwakilan Anies-Cak Imin yang memberi usulan soal format debat tersebut.

Baca Juga: Jadwal dan Lokasi Kunjungan Calon Presiden Anies Baswedan ke Sumatera Utara pada Minggu, 3 Desember 2023

“Notulis kami kami tidak mengetahui nama keduanya, tapi saya yakin KPU mempunyai daftar hadir atau mungkin rekaman dari rapat tersebut,” jelas Dradjad.

Dradjad H Wibowo lantas dengan tegas mengatakan jika hal ini menunjukkan kalau Presiden Jokowi tidak melakukan intervensi apapun ke KPU terkait debat ini.

“Dengan demikian, jelas dan gamblang bahwa Presiden Jokowi sama sekali tidak melakukan intervensi urusan debat kepada KPU. Bahkan saya pribadi meyakini Beliau tidak mengetahui tentang adanya usulan tersebut,” kata Dewan Pengarah Relawan PAS-Gibran ini.

Baca Juga: Jawaban Menohok Anies Baswedan Soal KPU Hapus Debat Khusus Cawapres

Dirinya juga mengatakan jika saat ini narasi yang ramai terkait dengan persoalan debat tersebut mengarah pada fitnah dimana Presiden seolah-olah melakukan intervensi pada KPU.

“Narasi dan persepsi yang berkembang di pers dan medsos juga liar. Mengarah pada kesan dan fitnah seolah-olah Presiden Jokowi mengintervensi KPU dalam penentuan format debat capres-cawapres.,” terang Dradjad.

“Seolah-olah hal itu dilakukan untuk memberi keuntungan kepada Pak Prabowo, dan lebih khusus lagi kepada Mas Gibran,” lanjutnya pada Minggu (3/12/2023).***

Reporter Dyah Arum Ratri
Editor Desi Kris