AYOJAKARTA.COM – Capres Nomor Urut 1, Anies Baswedan, mengaku terkejut dengan keputusan Komisi Pemilihan Umum (KPU) yang tidak mengadakan debat khusus antar cawapres.
Anies Baswedan menyampaikan bahwa tidak ada pembicaraan dengan semua tim pasangan capres-cawapres terkait format debat tersebut.
Selain itu, Anies Baswedan mengatakan pihaknya sudah mengirimkan surat kepada KPU terkait usulan format debat capres-cawapres.
Baca Juga: Otto Hasibuan Ungkap Sisi Horor Kasus Jessica Wongso, Sebut DVR CCTV dari Kafe Olivier
“Setahu saya dari tim sudah mengirimkan surat kepada KPU, usulan terkait format debat dan tim belum pernah diajak berbicara. Karena itu kita terkejut belum berbicara bersama tapi sudah ditetapkan,” kata Anies dikutip dari kanal YouTube Kompas TV, Minggu (3/12/2023).
Anies menjelaskan berdasarkan pengalamannya mengikuti Pilkada 2017, setiap tim pasangan calon gubernur selalu diajak diskusi oleh KPU.
Ia berharap KPU tetap mengadakan debat cawapres sebagai bentuk penghormatan untuk rakyat Indonesia.
Menurutnya, capres-cawapres harus ditunjukkan agar masyarakat bisa melihat dari dekat setiap paslon.
“Rakyat Indonesia itu harus dihormati dengan menunjukkan calon presidennya, menunjukkan calon wakil presidennya, jangan disembunyikan tapi ditunjukkan untuk menghormati pemilih supaya rakyat Indonesia bisa melihat dari dekat setiap calon,” ungkapnya.
Lebih jauh, Anies menilai perlu ada forum khusus capres dan cawapres agar masyarakat bisa membandingkan.
Anies menegaskan rakyat merupakan pemegang kekuasaan dan berhak mengetahui masing-masing paslon secara detail.
“Jadi saya berpandangan perlu ada forum untuk calon presiden biar rakyat bisa memperbandingkan, lalu perlu ada forum untuk calon wakil presiden biar rakyat juga memperbandingkan. Itu adalah cara memberikan penghormatan kepada rakyat. Karena rakyatlah pemegang kekuasaan, biarlah rakyat mengetahui secara lengkap detail,” tutupnya.***

Share this article
Capres Nomor Urut 1, Anies Baswedan, mengaku terkejut dengan keputusan KPU yang tidak mengadakan debat khusus antar cawapres