AYOJAKARTA.COM – Pasangan nomor urut tiga, Ganjar Pranowo dan Mahfud MD telah memulai kampanye perdananya pada Selasa, 28 November 2023.
Ganjar Pranowo dan Mahfud MD memilih untuk memulai kampanye perdananya di ujung Indonesia.
Seperti diketahui Ganjar Pranowo memulai kampanye di Merauke, sedangkan Mahfud MD di Sabang.
Ganjar mengatakan kampanye dari ujung Indonesia memiliki filosofi semangat persatuan Indonesia.
“Maka disinilah matahari terbit dan di baratlah kemudian matahari tenggelam dan itu disimbolkan dari satu titik, Merauke dan Sabang. Spiritnya adalah persatuan Indonesia,” kata Ganjar dikutip dari kanal YouTube KOMPASTV, Rabu, 29 November 2023.
Ganjar menjelaskan bahwa pihaknya memutuskan untuk kampanye dari ujung Indonesia karena wilayah yang dituju membutuhkan perhatian.
Terlebih, Ganjar juga sudah melihat langsung bagaimana keadaan desa yang ia kunjungi.
Ia menganggap hal tersebut merupakan sinyal untuk menuntaskan apa yang menjadi masalah rakyat.
Baca Juga: Ganjar Pranowo dan Mahfud MD Sampaikan Komitmen Kampanye Damai: Keseriusan dari Hati
Bagi Ganjar, masalah yang dihadapi oleh rakyat hari ini merupakan tanggung jawab negara untuk menuntaskannya.
“Pak Mahfud dari Sabang, kita berdialog dengan masyarakat dan dua-duanya kita ambil dari desa. Karena itulah daerah yang memang membutuhkan perhatian,” jelasnya.
“Kalau tadi kami melihat sepanjang jalan, jalan sudah ada sebagian bagus, sebagian belum dan sebagainya. Itu sebenarnya sebuah sinyal yang diberikan kepada kami bahwa oh inilah yang harus dituntaskan, inilah hutang kami kepada rakyat, inilah utang pemerintah dan negara untuk membereskan persoalan-persoalan semacam ini,” sambungnya.
Sama-sama memulai dari ujung Indonesia, Ganjar mengungkapkan dirinya dan Mahfud akan bermuara bertemu di tengah.
Baca Juga: Kampanye Hari Pertama Pasangan Ganjar – Mahfud akan Dilakukan di Aceh dan Papua
Ganjar memastikan wilayah-wilayah yang membutuhkan perhatian akan menjadi prioritasnya.
“Kami memulai dari ujung timur dan ujung barat nanti akan bertemu di tengah. Itulah spirit cara kita bergerak dari pinggir dan kemudian kita akan ke tengah. Sehingga yang pinggir itulah yang mesti kita prioritaskan. Itu sebenarnya teori sederhana saja bagaimana kita melihat yang belum baik dan kemudian kita akan memperbaiki dengan cepat,” tutupnya.***