AYOJAKARTA.COM – Mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Abraham Samad kembali buka suara terkait kasus pemerasan yang dilakukan Ketua KPK Firli Bahuri.
Abraham Samad yakin bahwa ada pihak lain selain Firli Bahuri yang juga terlibat kasus pemerasan.
Bahkan, Abraham Samad pun berani menyebut bahwa ada dua sampai tiga orang yang terlibat dalam perkara tersebut.
“Seratus persen saya percaya ada. Ada sekitar dua sampai tiga orang yang terlibat,” kata Abraham dikutip dari kanal YouTube METRO TV, Senin, 27 November 2023.
Meski tak menyebutkan siapa yang dimaksud, Abraham juga yakin pihak kepolisian juga mengetahui hal tersebut.
Maka dari itu, Abraham menilai apabila kepolisian bisa bergerak lebih cepat untuk menetapkan tersangka lainnya maka Ketua KPK sementara, Nawawi Pomolango, bisa melakukan pembersihan dari dalam.
“Tapi saya pikir polisi lebih tau, kita ini cuma diluar tapi polisi lebih tahu. Oleh karena itu, menurut saya cara kita memberikan dorongan, penguatan terhadap Nawawi kalau misal polisi bekerja lebih cepat dan menetapkan siapa-siapa lagi yang terlibat di komisioner itu selain Firli maka ini lebih memudahkan Nawawi untuk melakukan pembersihan di dalam,” jelasnya.
Menurut Abraham, memperbaiki dan membersihkan KPK tidak terlalu sulit asalkan mempunyai kemauan yang kuat.
Baca Juga: Putus Akses Sebagai Pimpinan, KPK Tetap Memperbolehkan Firli Bahuri ke Kantor
Namun, Abraham menilai yang paling penting adalah peran kepolisian untuk segera mengungkap pihak lain yang terlibat.
Sebab, dirinya yakin hal ini akan memudahkan tugas Nawawi dalam membenahi internal KPK.
“Sebenarnya untuk memperbaiki KPK itu tidak terlalu sulit-sulit amat ya, yang penting kita punya kemauan yang kuat sebenarnya untuk memperbaiki. Kalau kita sudah punya kemauan yang kuat dan kita juga bisa memberikan keteladanan kepada insan KPK di dalam saya pikir itu bisa segera dilakukan,” ujarnya.
“Tapi yang terpenting sebenarnya agar supaya Nawawi ini bisa lebih gampang bekerja, maka kita berharap kepolisian segera menelusuri siapa-siapa komisioner terlibat. Harus segera dijadikan juga tersangka, dikeluarin, supaya sisanya yang bersih aja itu lebih memudahkan Nawawi untuk melakukan pembenahan dan pembersihan,” tutupnya.***