AYOJAKARTA.COM -- Cawapres dari Koalisi Indonesia Maju (KIM) Gibran Rakabuming Raka, merasa geram dengan tudingan Sarjana ‘Bodong’ yang disematkan kepada dirinya.
Untuk menjawab tudingan tersebut Wali Kota Solo ini menunjukkan Ijazah asli yang ia miliki kepada awak media.
Dalam Ijazah tersebut membuktikan bahwa Gibran telah menempuh pendidikan S-1 di University of Bradford, pada tahun 2010 lalu.
Ijazah yang ditunjukkan oleh Gibran kepada awak media menjelaskan, bahwa Gibran mendapat gelar B.Sc. Karena lulus dari second class honors divisi dua di bidang pemasaran.
“Biar cepet selesai, memang kalau Ijazahnya ini Ijazah palsu kan dipermasalahkan sejak awal kalau daftar,” ujar Gibran, dikutip Ayojakarta.com dari Republika.co.id, Selasa, 21 November 2023.
Gibran pun menjelaskan maksud lain ditunjukkannya Ijazah tersebut sebagai salah satu bukti bahwa foto wisuda dirinya bukan editan.
“Ya karena baru sekarang dipermasalahkan, kemarin-kemarin katanya foto editan kan fotonya ada di sekolahnya, di kampusnya,” katanya.
Tidak hanya itu, Gibran pun menyindir pernyataan dari netizen di media sosial yang meremehkan gelar Sarjananya, dan menyetarakannya dengan pendidikan SMK.
“Saiki usume (sekarang marak) lulusan SMK, padahal bagus lulusan SMK. Untuk sertifikat dan lain-lain di sini,” ucapnya.
Cawapres Prabowo ini mengaku tidak pernah ambil pusing dengan tuduhan Sarjana ‘bodong’ yang ditujukkan kepada dirinya.
Dengan nada bercanda jika masih ada yang meragukan pendidikannya setelah ditunjukkan Ijazah asli. Gibran rela untuk kuliah lagi agar orang-orang percaya.
“Nggak berhenti juga gapapa. Biasanya tetep ngeyel sih padahal sudah diberi bukti, aku yo bingung sek permasalahannya opo. Opo tak kuliah pisan meneh wae ben percoyo (apa saya kuliah lagi biar percaya),” kata Gibran.
Berdasarkan informasi, sebelumnya Gibran melanjutkan SMA dan S1 nya di luar negeri. Putra sulung Presiden Joko Widodo ini lulus dari program Insearch di University of Technology Sydney (UTS), Australia, pada tahun 2006.
Kemudian, Gibran melanjutkan Program Bachelor (S1) di Management Development Institute of Singapore (MDIS), yang terafiliasi ke sebuah kampus swasta yang bernama University of Bradford.