AYOJAKARTA.COM - Kabar mengenai PDIP yang mendekati koalisi AMIN (Anies Baswedan-Cak Imin) kini sedang ramai diperbincangkan.
Hal tersebut bermula dari pengakuan Hasto Kristiyanto selaku Sekjen PDIP yang menyatakan jika pihaknya mendapat tekanan cukup banyak dari instrumen kekuasaan.
Tak hanya itu, Hasto Kristiyanto bahkan menuturkan jika karena hal itu, dirinya kemudian menjalin komunikasi dengan tim AMIN lantaran merasa di posisi yang sama.
“Ya cukup banyak (tekanan), kita menyepakati dengan AMIN juga, penggunaan suatu instrumen hukum, penggunaan instrument kekuasaan,” terang Hasto Kristiyanto dikutip dari laman Suara.com pada Senin (20/11/23).
“Dalam konteks ini kami juga membangun komunikasi dengan AMIN karena merasakan hal yang sama,” lanjutnya.
Bahkan Hasto sempat menyampaikan pernyataan yang bernada sindiran terkait intervensi konstitusi hingga yudikatif yang ramai dipertontonkan belakangan ini.
Baca Juga: Rocky Gerung Tanggapi Soal Anies Baswedan yang Dilarang Jadi Pembicara di UGM, Rocky: UGM Norak!
“Ini juga berkaitan yah, kalau kita lihat konstitusi saja bisa diintervensi, padahal lembaga yudikatif, apalagi yang lain,” kata hasto.
Namun rupanya baik Anies Baswedan maupun Muhaimin Iskandar (Cak Imin) kompak membantah soal PDIP yang mendekati koalisi AMIN tersebut.
Anies Baswedan dengan tegas menyatakan jika dirinya secara pribadi tidak melakukan komunikasi dengan siapapun dari pihak PDIP.
Baca Juga: Akui Tak Ada Komunikasi dengan TPN, Anies Baswedan: Tekanan Hidup Rakyat Lebih Berat
“Kalau saya enggak ada (komunikasi) ya,” ujar Anies Baswedan.
Kendati begitu, namun Anies Baswedan juga mengakui jika memang tekanan dari instrumen kekuasaan tersebut ada.
Hanya saja Anies Baswedan mengatakan jika ia merasa kalau tekanan dari masyarakat justru lebih besar.
“Seberat-beratnya tekanan, tekanan rakyat lebih besar dan kita di sini memperjuangkan itu agar menjadi ringan bagi rakyat,” jelas mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut.
“Supaya rakyat yang merasakan tekanan hidup yang sulit, lapangan pekerjaan yang sulit, jadi terbebaskan,” lanjutnya.
Baca Juga: Anies Baswedan Batal Mengisi Seminar di UGM, Begini Kata Pengamat Politik
Hal itulah yang kemudian membuat Anies Baswedan akan berjuang untuk memperjuangkan masyarakat meski ia harus melawan berbagai tekanan maupun kekuatan yang ada.
“Bila harus berjuang harus mendapat tekanan ya kita hadapi,” ujar Anies.
Lebih lanjut ia mengatakan, “Karena tekanan yang kita alami jauh lebih kecil, tidak ada apa-apanya dengan beban hidup yang dirasakan oleh rakyat.”
Baca Juga: Nggak Kaleng-Kaleng, Gagasan Perubahan Capres Anies Baswedan Membuat Banyak Orang Bergeleng
Sementara itu, pasangannya yakni Muhaimin Iskandar atau Cak Imin juga menyatakan hal sama soal pernyataan Hasto PDIP.
Di mana Cak Imin juga turut membantah bahwa ada komunikasi yang dijalin antara pihaknya dengan PDIP.
“Belum ada komunikasi, belum,” ujar Cak Imin.***