Nasional

Rocky Gerung Tanggapi Soal Anies Baswedan yang Dilarang Jadi Pembicara di UGM, Rocky: UGM Norak!

Oleh: Sahdan Maulana Senin 20 Nov 2023, 13:59 WIB
Rocky Gerung Tanggapi Soal Anies Baswedan yang Dilarang Jadi Pembicara di UGM

AYOJAKARTA.COM -- Pengamat politik, Rocky Gerung memberikan tangggapannya soal Anies Baswedan yang dilarang menjadi pembicara pasa kuliah umum di Universiyas Gadjah Mada (UGM), Yogyakarta.

Di kanal YouTube pribadinya, Rocky Gerung mengungkapkan bahwa saat ini adalah waktu yang tepat untuk menguji pikiran dari para capres maupun cawapres.

"Ide larang-larang itu sangat subjektif itu. Siapa yang perintahkan Anies tidak boleh atau siapa yang menghalangi Ganjar, jadi kita musti klarifikasi atau paling tidak ada semacam kesepakatan nggak perlu tertulis, kalau semua calon Presiden memang ini waktunya untuk diuji pikirannya," ujar Rocky Gerung di kanal YouTube pribadinya yang tayang pada, Sabtu (18/11/2023).

Baca Juga: Mengungkap Kepribadian Seseorang dari Bentuk Kaki, Cari Tahu Kamu Sosok Karismatik atau yang Sulit Dibujuk?

Rocky Gerung mengungkapkan bahwa kampus adalah tempat yang tepat untuk menguji pemikiran para calon pemimpin negara.

Bahkan Rocky menyebut bahwa sikap pihak UGM 'norak' karena telah melarang Anies menjadi pembicara.

"Nah ujian itu harusnya di kampus supaya ada debat, karena di kampus ada metodologi. Kan nggak mungkin kita uji capres atau bahkan cawapres ini di panggung dangdut. Jadi UGM itu norak itu," kata Rocky.

Rocky juga mengungkapkan bahwa dengan kejadian tersebut, nama UGM justru akan tercoreng sebagai kampus yang tidak netral.

Karena walaupun Rektor mengatakan tidak tahu soal hal tersebut, publik akan menilai bahwa pihak UGM akan dituduh ikut andil dalam kejadian tersebut.

Baca Juga: Kilas Balik Kasus Jessica Wongso: Hakim Binsar Gultom Sebut Keterangan Barista Rangga Saputro Berbelit

"Yang pasti Anda (rektor) lah. Lalu bagaimana caranya. Jadi Anda dapat sinyal untuk melarang Anies, itu buruk itu, apapun Anda Rektor bilang, 'bukan saya' iya. Tapi publik akan menuduh Anda (Rektor) karena sebetulnya walaupun Anda Netral tapi Anda dianggap memelihara Aura UGM yang dari awal pro Jokowi," kata Rocky.

Rocky juga menyarankan agar pihak UGM tidak mengelak karena akan memberi imej buruk bagi kampus itu sendiri.

"Jadi pihak UGM, apapun keteranganmu menunjukkan bahwa kampus itu sekedar aparat dari Istana. Jadi jangan klarifikasi yang sifatnya mengelak, bilang aja 'kami minta maaf, karena sebetulnya kami tidak menginginkan itu tetapi ada tekanan dari luar'. Gampang aja bilang begitu kan," kata Rocky.

Sebelumnya, Anies Baswedan gagal menjadi pembicara pada Acara kuliah umum yang bertajuk 'Indonesia Future Stadium Generale Finding Justice Development Path for The Future of Indonesia: Promoting Jakarta 'Kota Kolaborasi' as a Pioneer of Global Sharing City' di MM FEB UGM, Yogyakarta pada, Jum'at (17/11/2023).

Baca Juga: 5 Tanda Kamu Sedang Ditaksir Seseorang, Ciee Punya Pengagum Rahasia

Kepada wartawan, Koordinator acara, Muhammad Khalid mengatakan pihak panitia menerima pesan dari pihak yang mengatasnamakan rektorat.

Pesan tersebut berisi tidak diizinkannya Anies untuk jadi pembicara pasa acara kuliah umum tersebut.

"Tentu saja melewati pengelola tadi ya, pesannya itu pengelola menyampaikan dari rektorat tidak mengizinkan kalau ada kehadiran beliau. Jadi mengatasnamakan rektorat," kata Muhammad Khalid kepada wartawan, Jumat (17/11/2023).***

Reporter Sahdan Maulana
Editor Eneng Reni Nuraisyah Jamil