AYOJAKARTA.COM – Mantan Presiden Ke-5 sekaligus Ketua Umum Partai PDIP, Megawati Soekarnoputri disebut telah bersusah payah mencari Cawapres untuk Ganjar Pranowo.
Adapun target Ketua Umum Partai PDIP Megawati Megawati Soekarnoputri tersebut berasal dari tokoh Nahdlatul Ulama (NU) yang diketahui menjadi favoritnya.
Rencananya Megawati Soekarnoputri akan memasangkan bakal calon presiden (capres) Ganjar Pranowo dengan salah satu sosok tokoh NU.
Baca Juga: Layanan TikTok Shop Indonesia Resmi Ditutup Sore Ini, Hippindo Harapkan Hal ini
Dikutip ayojakarta.com melalui laman suara.com, terkait usaha Megawati Soekarnoputri tersebut diungkapkan oleh Ketua Majelis Pertimbangan Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Muhammad Romahurmuziy.
Sama halnya pada Pilpres 2019 lalu saat Joko Widodo memilih Ma’ruf Amin sebagai salah satu tokoh NU yang menjadi wakil presidennya.
Kali ini, terlihat pola dari Megawati Soekarnoputri yang sama seperti Pilpres 2019 lalu, hal ini disampaikan oleh Muhammad Romahurmuziy yang sering akrab disapa Rommy
Bukan hanya di Pilpres 2019 saja, Megawati sudah memasangkan calonnya dengan wakil presiden dari NU terhitung sebanyak 4 kali termasuk kala pencalonan dirinya dahulu.
"Kita lihat empat kali Bu Mega memilih calon wakil presiden baik yang mendampingi beliau atau kemudian orang lain yang dijagokan beliau itu semuanya itu pattern-nya sama, NU tua," sebut Rommy.
Baca Juga: Tes Penglihatan: Temukan Babi dalam Gambar Sirkus, Uji Seberapa Tinggi Ketelitian Kamu
Selanjutnya, Rommy pun sempat membocorkan rencana dari Megawati Soekarnoputri pada Pilpres 2024 ini, yakni memilih tokoh NU untuk mendampingi Ganjar Pranowo.
Rommy juga menyebutkan walaupun NU bukan partai politik namun NU tetap menarik perhatian mantan Presiden ke-5 tersebut.
Adapun alasan Megawati Soekarnoputri memilih NU karena berdasarkan survei ada sebanyak 56 persen warga di Indonesia yang mengaku sebagai warga NU, dan disebutkan bahwa angka tersebut tentu cukup besar untuk suara di Pilpres.
Salah satu target Megawati Soekarnoputri dari tokoh NU adalah Rais ‘Aam PBNU Miftachul Akhyar saat ini.
Megawati Soekarnoputri ternyata telah meminta sebanyak tiga kali kepada para tokoh sepuh NU tersebut, namun sayangnya tawaran dari Megawati Soekarnoputri ditolak.
"(PBNU) Ditanya bagaimana kalau Kiai Miftah, tapi Kiai Miftah-nya Rais 'Aam juga, konon menolak sampai tiga kali," lanjutnya.***