Nasional

Usai Hengkang dari Koalisi Perubahan, Partai Demokrat Kini Dilirik Gerindra: Kayaknya Prabowo dan Ini Nyambung

Oleh: Nisrina Harum Lestari Selasa 05 Sep 2023, 05:20 WIB
Wakil Ketua Umum Partai Gerindra yakni Habiburokhman menyampaikan bahwa Prabowo Subianto dan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) memiliki latar belakang yang sama.

AYOJAKARTA.COM – Usai hengkang dari Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP), kini Partai Demokrat mulai dilirik oleh Partai Gerindra.

Wakil Ketua Umum Partai Gerindra yakni Habiburokhman menyampaikan bahwa Prabowo Subianto dan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) memiliki latar belakang yang sama.

Seperti yang diketahui, Prabowo Subianto dan SBY sama-sama memiliki latar belakang di bidang militer.

Sehingga, Habiburokhman menilai apabila Partai Demokrat bergabung dengan koalisinya maka hubungan keduanya akan nyambung.

Baca Juga: 3 Nama Kandidat Cawapres Prabowo Subianto Usai Cak Imin Berpaling ke Anies Baswedan, Siapa Saja?

Hal tersebut disampaikan oleh Habiburokhman di Gedung DPR RI pada Senin, 4 September 2023.

“Kita dengan Demokrat sudah dua kali pemilu loh, ini ketiga kali berarti hattrick. Dan Prabowo dan Pak SBY itu kan tipikalnya sama ya, berlatar belakang militer, punya idealisme yang sama,” kata Habibburokhman, dikutip AyoJakarta.com dari siaran Kompas TV, Selasa, 5 September 2023.

“Kemudian beliau berdua ini kan orang militer yang terjun ke politik dan berhasil membentuk partai politik, parpolnya menjadi ikut di parlemen dan menjadi partai besar. Jadi kayaknya nyambung lah kalau Pak Prabowo dengan Pak SBY dan Mas AHY kayaknya secara psikologis sih nyambung,” sambungnya.

Habiburokhman menjelaskan Demokrat akan diikutsertakan dalam diskusi cawapres apabila bergabung dengan Koalisi Indonesia Maju.

Baca Juga: Hengkang dari Koalisi Perubahan: Ke Mana AHY akan Berlabuh, Kubu Ganjar atau Prabowo?

Ia pun memastikan sejak awal pembicaraan cawapres, Prabowo selalu mengajak partai koalisinya untuk diskusi bersama.

Habiburokhman menyebut Prabowo memang memiliki kewenangan untuk memilih akan tetapi sosok yang kini menjabat sebagai Menteri Pertahanan tidak akan memutuskan sepihak.

“Ya tentu kita bicara bareng-bareng. Kayak sekarang pun kita sejak awal penentuan cawapres selalu menjadi domain para ketua umum parpol bersama-sama. Bukan hanya sosoknya, termasuk juga kriteria-kriterianya dibicarakan bersama-sama,” jelasnya.

“Ya kan nggak pernah (memutuskan sepihak). Coba saja lihat. Pak Prabowo memang bisa memutuskan tapi kan selalu menanyakan sahabat-sahabatnya,” tutupnya.***

Reporter Nisrina Harum Lestari
Editor Tedi Rukmana