Nasional

Tak Habis Akal, Panji Gumilang Akui Punya Cara Begini Agar Ratusan Rekening yang Diblokir PPATK Dapat Kembali

Oleh: Linda Wati Minggu 16 Jul 2023, 22:00 WIB
Tak Habis Akal, Panji Gumilang Akui Punya Cara Begini Agar Ratusan Rekening yang Diblokir PPATK Dapat Kembali

AYOJAKARTA.COM - Panji Gumilang, pemimpin Pondok Pesantren Al Zaytun mengaku memiliki cara agar ratusan rekening yang diblokir oleh PPATK dapat kembali.

Hal itu diungkapkan oleh Panji Gumilang saat berpidato di depan para pengikutnya di Ponpes Al Zaytun.

Sebelumnya Panji Gumilang meminta kepada para santri dan para guru yang ada di Al Zaytun untuk tidak takut karena rekeningnya diblokir.

Baca Juga: Pimpinan Al Zaytun Tak Gentar Rekeningnya Diblokir PPATK, Panji Gumilang: Jangan Takut, Pasti Dikembalikan

Ia mengatakan dengan yakin, bahwa rekening miliknya yang diblokir akan segera dikembalikan oleh PPATK.

“Saudara pasti tahu, rekening kita diblokir. Jangan takut, pasti dikembalikan.” kata Panji seperti yang dikutip dari YouTube Metrotv.

Hal itu karena Indonesia adalah negara Pancasila bukan negara yang senang merampas hak warganya.

Menghadapi permasalahan yang menyangkut keuangan, Panji mengaku memiliki cara agar rekening tersebut dapat kembali.

Baca Juga: Nyeleneh, Panji Gumilang Ajarkan Naik Haji Kelilingi Pesantren Al Zaytun hingga Lempar Jumrah dengan Uang

Yaitu dengan cara membicarakan baik-baik. Ia juga meminta agar para guru tidak perlu membuat petisi atau semacamnya. Dan mengatakan dia yang akan bertanggung jawab.

“Jangan pernah takut. Kalian bisa makan. Saya punya cara. Apa caranya? gampang. Seorang pendidik itu nggak harus arogan. Blokir ya mblokir, mbok ojo suwe-suwe (jangan lama-lama) bukana toh mas,” ujarnya.

Dalam pidatonya, Panji juga sempat memberikan sindiran kepada lembaga terkait yang telah memblokir dana yang digunakan untuk mendidik.

Baca Juga: Penuhi Panggilan, Panji Gumilang Sambangi Bareskrim Polri Terkait Dugaan Kasus Penistaan Agama

“Untuk mendidik kok diblokir. Pikiran yang sehat itu mesti pelan-pelan, diomongkan oleh lembaga yang mestinya melindungi.” kata Panji.

Panji juga mengklaim bahwa tanah miliknya yang ratusan hektare disebut sebagai upaya mencegah adanya korupsi dan mendapat keuntungan.

“Ini swasta yang penting dana yang masuk itu bisa digunakan menguntungkan, cara memproteks supaya tidak korupsi di kampus kita ini,” katanya.***

Reporter Linda Wati
Editor Hengky Sulaksono