AYOJAKARTA.COM--Proses panjang penyidikan kasus kematian siswa SMP Makassar Basman Nafa tiba-tiba saja dihentikan oleh pihak kepolisian.
Padahal menurut pihak keluarga ada banyak kejanggalan yang ditemukan pada kematian Basman Nafa di lapangan sekolahnya.
Basman Nafa tiba-tiba ditemukan tewas di lapangan sekolahnya yang diduga terjatuh dari lantai 8 sekolahnya.
Kejadian mengenaskan ini terjadi pada jam sekolah dengan sebelumnya salah satu guru menghubungi orang tua Basman dan memberi tahu bahwa Basman terlambat dan belum tiba di sekolah.
Basman Nafa merupakan siswa SMP Athirah Makassar yang ditemukan tewas pada Jumat (24/5/2023), ia adalah anak dari pejabat Kementerian Perhubungan.
Dilansir AyoJakarta.com dari laman suara.com ada beberapa kejanggalan dalam kematian Basman, yaitu:
- Ayah Basman Nafa sempat cek gps anaknya sebelum tewas ternyata tidak berada di lingkungan sekolah justru berada di daerah Taeng Kabupaten Gowa yang jaraknya 17 km dari tkp
- Basman Nafa sempat mengirim pesan kepada orang tuanya sebelum meninggal tetapi ada yang janggal karena tidak seperti biasa, dalam pesan teks tersebut Basman menyebutkan Anda kepada orang tuanya.
- Letak barang-barang Basman Nafa tercecer dan berada jauh dari jasad dan dinilai tidak masuk akal oleh keluarganya
- Ayah Basman menilai bahwa tidak ada ruang yang memadai di lantai 8 yang bisa digunakan untuk melompat
- Ada luka yang tidak wajar pada tubuh Basman
“Kalau logika orang jatuh pasti kepala terluka paling parah dan ada pendarahan, ini kaki yang hancur, telapak terus tangan, patah tulang ekor juga, terus belakangnya itu memar biru-biru,” ungkap Andi, paman korban.
Dalam penyelidikannya, polisi telah menggali kesaksian dari 24 saksi yang sebagian besar merupakan guru dan teman sekolahnya.
Baca Juga: Buntut Polisikan Syarifah Fadiyah Alkaff, Kabag Hukum Pemkot Jambi Mulai Dikuliti Netizen
Polisi juga sudah mengecek CCTV sekolah, ditemukan bahwa benar Basman Nafa dengan sendirinya menuju ke lantai 8 sekolahnya.
Setelah mendapatkan banyak bukti, polisi akhirnya menyimpulkan bahwa kematian Basman Nafa diduga karena bunuh diri dan sengaja melompat dari lantai 8 sekolahnya.
Dengan tegas Kapolrestabes Makassar Kombes Pol Mokhamad Ngajib menyatakan kasus ini telah selesai karena tidak ditemukan unsur tindak pidana.
Meskipun keluarga masih merasa janggal dengan kematian Basman Nafa tetapi keluarga mengaku telah ikhlas dengan keputusan yang diambil oleh polisi.***