AYOJAKARTA.COM – Sebagai salah satu peserta kontestasi di Pilpres 2024, calon presiden Anies Baswedan tidak lepas dari peran sebagai mantan Gubernur Jakarta.
Pilihan warga DKI Jakarta terhadap Anies Baswedan menurut pengamat bisa menjadi parameter banyaknya dukungan dari 3 provinsi di Jawa.
Sebab dengan dukungan pemilih di DKI Jakarta dan 3 Provinsi di Pulau Jawa, potensi kemenangan Anies Baswedan serta capres lain akan terlihat.
Baca Juga: Gemas dengan Aksi Demo Kepala Desa di DPR, Dedi Mulyadi Langsung Temui Sekjen Apdesi
Pernyataan tersebut disampaikan oleh Burhanudin Muhtadi yang merupakan Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia.
Menurut Burhan, populasi pemilih DKI Jakarta yang hanya menyumbang sekitar 4 persen suara secara nasional sangat mempengaruhi wilayah lain.
Peran DKI Jakarta sebagai wilayah sentral, ditambah dengan tingkat pendidikan para pemilih yang lebih matang dibanding daerah lain ikut menjadi penentu.
Selain hal tersebut, tingkat kesejahteraan ekonomi warga DKI Jakarta juga memiliki makna khusus bagi setiap calon presiden.
“Maka pilihan warga Jakarta punya nilai simbolik yang penting buat siapapun calon presiden,” ujar Burhanudin.
Burhan menilai kemenangan kontestasi pemilihan di wilayah Jakarta adalah salah satu hal yang sangat jarang terjadi, bahkan sejak awal-awal diadakannya pemilu.
“Di Jakarta ini berdasarkan rekam jejak electoral, itu tidak ada partai yang dominan,” terang Burhanudin.
Tidak adanya dominasi partai politik tertentu yang punya sejarah sebagai pemenang telak di Jakarta, kiranya ini alasan yang menjadikan Jakarta istimewa.
Berdasarkan statistik Indikator Politik Indonesia, sampai dengan hari ini capres Anies Baswedan telah berada pada kisaran 42,4 persen khusus untuk wilayah DKI Jakarta.
Peroleh angka tersebut berada diatas calon presiden lain seperti Ganjar Pranowo dengan 33,2 serta Prabowo Subianto sebanyak 16,6 persen.
Tingginya pilihan masyarakat DKI Jakarta kepada Anies Baswedan, menurut Burhan bukan merupakan sesuatu yang mengejutkan.
“Menurut saya wajar Anies unggul di DKI Jakarta, karena bagaimanapun beliau adalah mantan orang nomor satu di Jakarta,” jelas Burhan.
Selain sebagai mantan orang nomor satu Jakarta, Burhan menambahkan karena tingkat kepercayaan masyarakat terhadap Anies juga cenderung tinggi.
Survei tingginya kepercayaan masyarakat DKI Jakarta terhadap Anies, selain dilakukan Indikator Politik Indonesia juga dilakukan lembaga lain.
“Misalnya Lembaga Survei Indonesia, demikian juga Populi; tingkat kepercayaan terhadap Anies itu kisarannya di angka 70 sampai 80 persen,” imbuhnya.
Namun demikian, Burhan mengingatkan bahwa unggulnya Anies atas Ganjar ataupun Prabowo perlu terus ditingkatkan agar mencapai keunggulan yang telak.
Demikian pandangan pengamat terkait hasil survei warga DKI terkait pemilu yang dikutip Ayojakarta pada Senin, 15 Mei 2023 dari kanal Youtube Metro TV. ***