AYOJAKARTA.COM – Seorang pemuda bernama Husein Ali Rafsanjani baru-baru ini menyita perhatian publik.
Namanya mencuat ke publik usai dirinya memutuskan untuk mengundurkan diri dari Aparatur Sipil Negara (ASN).
Husein Ali pilih mengundurkan diri dari ANS setelah dirinya melaporkan adanya dugaan pungutan liar (pungli).
Baca Juga: Harta Rp 62 Miliar Jadi Sorotan dan Target KPK, Bupati Pandeglang Irna Narulita Berikan Tanggapan
Pemuda yang kini sedang viral tersebut mengungkapkan soal dugaan pungli melalui akun Tiktok pribadinya @husein_ar.
Dirinya menceritakan jika dugaan pungli tersebut terjadi pada saat mengikuti Pelatihan Dasar Calon Pegawai Negeri Sipil (Latsar) pada Oktober 2021 di Bandung.
Melalui video tersebut, Husein bahkan mengaku jika dirinya mendapat intimidasi sampai ancaman dipecat lantaran melaporkan soal pungli tersebut.
Sampai akhirnya ia memutuskan untuk mengundurkan diri sebagai PNS kemudian pergi ke Bandung.
Lantas siapakah sebenarnya sosok Husein Ali Rafsanjani ini? DIlansir dari lama Suara.com pada Kamis (11/5/23), berikut profil lengkapnya.
Pemuda ini ternyata seorang guru seni di SMPN 2 Pangandaran, Jawa Barat serta lulusan dari Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) jurusan seni musik tahun 2019.
Saat ini Husein berusia 27 tahun, dan memiliki orang tua yang juga berprofesi sebagai guru namun hanya honorer hingga pensiun pada 2019 tidak diangkat sebagai PNS.
Diketahui Husein ikut tes CPNS dan dinyatakan lolos pada than 2019, lalu saat 2021 dirinya mengikuti Latsar dan jadi guru di SMPN 2 Pangandaran, Jawa Barat.
Husein sendiri dikenal sebagai mahasiswa yang cerdas dan sangat piawai dalam bidang Tarik suara, ia kerap mengcover musik bersama teman-teman bandnya.
Fakta menarik lainnya, Husein rupanya sampai jadi guru favorit di SMP Negeri 2 Pangandaran karena kemampuannya di bidang seni tersebut.
Bahkan dijelaskan oleh Wakasek Humas SMPN 2 Pangandaran bernama Wawan Suswandi R, Husein berandil besar mengangkat nama baik sekolah dengan jadi juara 3 dalam bidang lomba seni yang digelar PGRI.
Tak hanya itu, sikap dermawan Husein juga terungkap, di mana ia rela memberikan gajinya untuk anak-anak kurang mampu.
“Bahkan (Husein) pernah memberikan uang gajinya untuk anak-anak kurang mampu, juga memberi paket kuota dan lainnya, wajar saja kalau dirindukan siswanya,” kata Wawan.
Namun usai menjalani Latsar, Wawan menyebut jika sikap Husein mengalami perubahan.
"Tapi setelah ada Latsar jadi banyak perubahan. Lama tidak masuk-masuk ke sekolah sampai saya bolak-balik ke kosnya, juga sempat komunikasi terus-terusan dan kepala sekolah waktu itu sudah memberikan nasihat," ujar Wawan.
"Dipanggil sudah beberapa kali sebagai bentuk pembinaan dari Humas dengan Kepala Sekolah soal masalah kedisiplinan," sambungnya.***
Artikel ini telah tayang di Suara.com dengan judul "Profil Husein Ali Rafsanjani, Guru ASN di Pangandaran Resign Usai Laporkan Pungli"