AYOJAKARTA.COM - Bagi para calon guru, teknisi, maupun tenaga kesehatan, proses pengecekan status penetapan NIPPPK melalui aplikasi Mola BKN kini menjadi langkah penting.
Akan tetapi, banyak di antara mereka yang mengalami kendala dengan munculnya notifikasi “gagal usulan, data tidak ditemukan”.
Munculnya notifikasi tersebut bukan tanpa sebab, berikut kami sajikan informasi terbaru beserta lima penyebab utama dan solusi agar proses pengecekan NIPPPK berjalan lancar.
Baca Juga: Benarkah KIP Kuliah Terkena Dampak Efisiensi Anggaran? Simak Jawaban dari Kemendikti Saintek
Cara Cek Status NIPPPK di Aplikasi Mola BKN
Para peserta P3K dapat memantau status penetapan Nomor Induk P3K dengan langkah-langkah sebagai berikut:
1. Akses Aplikasi
Kunjungi situs http://referensi.data.kemendikbud.go.id atau buka aplikasi Mola BKN melalui perangkat peserta.
2. Pilih Layanan Penetapan NI P3K
Pada menu utama, pilih opsi “Layanan Penetapan NIPPPK” dan pastikan untuk memilih tahun 2024.
Meskipun tahun sekarang 2025, seleksi peserta dilakukan pada tahun 2024.
3. Masukkan Nomor Peserta
Input nomor peserta yang tertera pada kartu peserta ujian P3K.
Pastikan hanya memasukkan angka, tanpa menyertakan tanda strip atau karakter tambahan.
4. Periksa Hasil
Setelah data dimasukkan, sistem akan menampilkan status usulan, misalnya “sedang dalam proses input berkas” atau notifikasi “gagal usulan, data tidak ditemukan.”
Lima Penyebab Notifikasi "Gagal Usulan"
Berdasarkan pengalaman dan pemantauan terkini, terdapat lima penyebab umum mengapa notifikasi “gagal usulan” muncul di aplikasi Mola BKN, sebagai berikut:
1. Kesalahan Input Data
Peserta mungkin salah memasukkan nomor peserta. Hal ini bisa terjadi jika nomor di-copy paste secara utuh tanpa menghapus tanda strip atau karakter non-angka.
Pastikan untuk memeriksa kembali data yang dimasukkan agar sesuai dengan yang tercetak di kartu peserta ujian.
2. Proses Usulan Belum Dilakukan oleh Instansi
Mungkin instansi penyelenggara seleksi P3K masih dalam proses menginput data usulan.
Mengingat banyaknya peserta, pengajuan data bisa saja dilakukan secara bertahap.
Cobalah untuk mengecek kembali beberapa hari kemudian.
3. Kesalahan Pengisian Kode Pengaman
Pengisian kode pengaman (captcha) yang rumit juga bisa menyebabkan data tidak terbaca dengan benar.
Jika muncul pesan bahwa kode tidak sesuai, sebaiknya reload halaman dan masukkan kode baru yang lebih jelas.
4. Traffic Tinggi dan Antrian Data
Karena sistem Mola BKN digunakan oleh seluruh peserta dari berbagai instansi, terkadang terjadi kepadatan data (traffic tinggi) sehingga proses verifikasi mengalami keterlambatan. Hal ini biasanya bersifat sementara.
Baca Juga: Smartphone Flagship Jepang Siap Saingi Oppo dan Samsung, SHARP Aquos R9 Pro Resmi Hadir di Indonesia
5. Notifikasi Hasil yang Sudah Dikirim ke Email
Hasil pengecekan status NI P3K juga dikirimkan ke email yang terdaftar di akun SSCASN.
Jika notifikasi tidak terlihat di aplikasi, periksa kotak masuk email peserta secara berkala.
Menanggapi hal demikian, para peserta disarankan untuk:
- Memeriksa kembali data nomor peserta dan memastikan hanya memasukkan angka tanpa tambahan karakter.
- Menunggu beberapa hari jika instansi belum selesai menginput data usulan.
- Memastikan pengisian kode pengaman dilakukan dengan cermat.
- Mengecek email SSCASN secara berkala untuk mendapatkan notifikasi status.
Kamu harus tahu penyebab notifikasi “gagal usulan” dan mengikuti langkah-langkah yang benar. Dijamin proses pengecekan status penetapan NI P3K dapat berjalan lebih lancar.