AYOJAKARTA.COM–Suhu panas yang melanda Indonesia ini juga melanda Asia. Bahkan Indonesia masih termasuk kategori yang aman dibandingkan panas dari daerah lain, hal ini menurut Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika atau BMKG.
Cuaca panas yang dikeluhkan sejumlah masyarakat dari berbagai daerah ini wajar karena Indonesia juga bagian dari Asia yang terdampak heatwave atau gelombang panas, meskipun tidak separah negara lain di Asia.
Meskipun begitu, cuaca ekstrem dapat memicu berbagai penyakit mulai gejala sakit ringan seperti kulit dan bibir kering hingga heat stroke atau serangan panas bahkan dehidrasi.
Mencegah hal-hal tersebut terjadi, Kementerian Kesehatan akhirnya buka suara. Kemenkes RI melalui laman media sosial Instagram dikutip oleh ayojakarta.com pada 26 April 2023 bagikan 9 tips hadapi panas tidak biasa yang melanda Indonesia.
Pertama adalah minum air putih yang banyak. Minum air putih jangan menunggu haus karena rasa haus menjadi indikasi bahwa tubuh benar-benar kekurangan cairan saat panas ekstrem terjadi. Hal ini juga mencegah terjadinya dehidrasi.
Lalu hindari minuman berkafein, minuman berenergi, alkohol, dan minuman manis yang tinggi gula. Minuman-minuman tersebut membuat seseorang lebih cepat haus setelahnya sehingga membutuhkan air putih lebih banyak.
Kemudian gunakan payung atau topi lebar saat akan berada di bawah terik matahari. Hindari kontak langsung dengan sinar terik matahari yang sedang panas.
Selanjutnya pastikan memakai baju berbahan ringan, menyerap keringat, dan sejuk. Misal baju longgar agar kulit tetap terasa sejuk.
Masih dalam suasana libur pasca lebaran, tips kelima adalah menghindari menggunakan pakaian atau outfit dengan warna gelap.
Warna hitam dan warna-warna gelap lainnya sebaiknya dihindari karena menyerap panas sehingga panas akan terperangkap dalam pakaian dan membuat tubuh menjadi gerah.
Tips keenam adalah usahakan untuk berteduh pada rentang pukul 11 siang hingga pukul 3 sore. Hal ini karena sinar UV yang tinggi apabila terkena kulit dapat menjadi penyebab kanker kulit.
Baca Juga: AWAS! Cuaca Panas Terasa Menyengat di Indonesia, BMKG: Lonjakan Panas Terparah 2023
Kemudian apabila keluar dengan kendaraan, jangan tinggalkan siapapun di dalam kendaraan, meskipun tempat parkir dirasa teduh. Hal ini karena kendaraan lebih cepat panas karena terbuat dari besi dan sejenisnya.
Selanjutnya pastikan apabila keluar menggunakan sunscreen atau tabir surya dengan spf minimal 30 untuk mencegah radiasi matahari yang mengandung UV masuk berlebihan dan menyebabkan kanker kulit. Aplikasikan kembali tabir surya setiap 2-3 jam.
Terakhir, sediakan semprotan air dingin untuk perjalanan dengan kendaraan. Semprot air pada bagian kendaraan agar kendaraan lebih sejuk sebelum digunakan.***