AYOJAKARTA.COM - Indonesia sedang merasakan cuaca panas yang terasa sangat menyengat akhir-akhir ini.
Matahari terlihat terik disekitaran menjelang siang hingga sebelum sore hari.
Banyak warganet yang mengeluhkan bahwa suhu udara terasa panas hingga menyengat kulit.
Baca Juga: WASPADA! BMKG Ungkap Karakteristik Gempa Mentawai, Megathrust?
BMKG pun menginformasikan beberapa hal yang menyebabkan cuaca panas yang dirasakan warga Indonesia.
Namun sebelum itu, perlu diketahui tidak hanya Indonesia saja yang mengalami cuaca panas yang cenderum ekstrem ini.
Ada beberapa negara di asia yang juga merasakan teriknya matahari, seperti Bangladesh, Myanmar, India dan Thailand.
Baca Juga: Gempa M 7,3 Guncang Kepulauan Mentawai Sumatera Barat, BMKG Sempat Rilis Peringatan Dini Tsunami
Bahkan dari informasi yang dibagikan BMKG , Bangladesh mengalami rekor dengan suhu terpanas, mencapai 51 derajat celcius.
Sementara laporan suhu maksimum harian di Indonesia pada hari ini 25 April 2023 mencapai 35,6 derajat celcius.
Meskipun jauh apabila dibandingkan dengan Bangladesh, namun suhu udara yang terasa sudah sangat menyengat.
Cuaca panas ekstrem ini ternyata disebabkan beberapa faktor. Apa saja pemicunya?
Dikutip AyoJakarta.com dari laman instagram BMKG @infobmkg, berikut 5 penyebab suhu panas di Indonesia:
Penyebab suhu panas di Indonesia:
Baca Juga: BREAKING NEWS :Gempa 7.3 Magnitudo Mengguncang Sumatera Utara, BMKG Ungkap Potensi Tsunami!
1. Dinamika atmosfer yang tidak biasa
2. Suhu panas bulan April di wilayah Asia selatan secara klimatologis dipengaruhi oleh gerak semu matahari: lonjakan panas tahun 2023 terparah.
3. Tren pemanasan global dan perubahan iklim: gelombang panas "heatwave" semakin berisiko berpeluang terjadi 30 kali lebih sering.
Baca Juga: Gempa Hari Ini di Mentawai dengan 7,3 M, BMKG Ingatkan Peringatan Dini Tsunami untuk Wilayah Sumut
4. Dominasi Monsun Australia: Indonesia memasuki musim kemarau.
5. Intensitas maksimum radiasi matahari pada kondisi cuaca cerah dan kurangnya tutupan awan.
BMKG mengimbau untuk masyarakat tetap ditempat teduh pada jam 10 hingga 4 sore, hal tersebut untuk menghindari paparan sinar UV ekstrem yang dapat sebabkan kerusakan kulit dan mata.***

Share this article
BMKG menyebut bahwa cuaca panas di Indonesia beberapa hari adalah loncakan suhu panas terparah di tahun 2023.