AYOJAKARTA.COM--Malam Lailatul Qadar adalah satu malam di Bulan Ramadan yang memiliki kemuliaan setara dengan seribu bulan.
Oleh karena itu wajar jika banyak orang berlomba dan memperbanyak ibadah untuk mendapatkan malam Lailatul Qadar, mengingat malam itu disembunyikan oleh Allah SWT.
Lantas, bagaimanakah cara ibadah untuk mendapatkan malam Lailatul Qadar? Apakah dengan begadang semalam suntuk sambil beribadah tanpa henti dari malam ke pagi?.
Dikutip oleh ayojakarta.com melalui kanal Youtube Al-Bahjah TV pada 8 April 2023 diketahui bahwa ternyata ibadah untuk mendapatkan malam Lailatul Qadar tidak harus beribadah semalam suntuk dari malam ke pagi.
“Masih ibadah semalam suntuk demi Lailatul Aadar padahal bisa beristirahat dan tetap mendapatkan malam lailatul qadar, ini caranya,” buka Buya Yahya.
Buya Yahya menjelaskan bahwa seseorang masih bisa beristirahat dan tetap mendapatkan malam Lailatul Qadar.
“Setelah tarawih, istirahat sejenak, lalu bangun dan laksanakan salat tahajud. Ini keutamaannya ada di sini,” kata Buya Yahya.
Buya Yahya menjelaskan bahwa salat tahajud untuk mendapat malam Lailatul Qadar bisa dengan melebihkan rakaat dan menambah amalan dengan membaca Al-Qur’an.
“Misal biasanya 5 rakaat, ini lebihkan. Selesai salat, tambah baca Al Qur’an,” terang Buya Yahya.
Baca Juga: Kapan Waktu Malam Lailatul Qadar? Ustaz Adi Hidayat Ungkap Muncul Tanda Ini..
Buya Yahya menjelaskan, malam Lailatul Qadar didapatkan oleh orang yang merindukan malam tersebut.
“Semakin rindu akan malam Lailatul Qadar dan beribadah lebih banyak insyaAllah dapat,” jelas Buya Yahya.
Buya Yahya juga memberikan saran, untuk mengejar malam Lailatul Qadar dihimbau kaum muslim untuk menjaga tontonan dari maksiat.
“Tontonan harus kita jaga, kita rubah. Lebih baik menjauhi segala maksiat dan fokus beribadah,” ungkap Buya Yahya.
Baca Juga: Bocorkan Rahasia Mendapat Malam Lailatul Qodar dengan Cepat, Begini Kata Ustaz Adi HIdayat
Malam Lailatul Qadar sendiri dirahasiakan oleh Allah SWT kapan turunnya. Sehingga umat muslim di Bulan Ramadan kebanyakkan sibuk beribadah, terutama di 10 hari terakhir Bulan Ramadan.
Malam Lailatul Qadar sangat mulia sejak malam itu turun hingga fajar terbit, sebagaimana di jelaskan pada Qur'an Surat Al-Qadr ayat 1-5.
"Sesungguhnya Kami telah menurunkannya (Al-Qur'an) pada malam qadar. Dan tahukah kamu apakah malam kemuliaan itu? Malam kemuliaan itu lebih baik daripada seribu bulan. Pada malam itu turun para malaikat dan Roh (Jibril) dengan izin Tuhannya untuk mengatur semua urusan. Sejahteralah (malam itu) sampai terbit fajar."***