AYOJAKARTA.COM--Ustaz Adi Hidayat merupakan seorang ulama ternama di Indonesia, is membocorkan rahasia agar umat Muslim bisa mendapatkan malam Lailatul Qadar di bulan Ramadan ini.
Lalu bagaimana cara mendapatkan malam Lailatul Qadar tersebut di bulan Ramadan menurut Ustaz Adi Hidayat? Berikut penjelasannya.
Seperti yang sudah diketahui, bahwa malam Lailatul Qadar merupakan sebuah malam yang sangat dinantikan jutaan umat Muslim di dunia di bulan Ramadan.
Umat Muslim sangat berharap bisa berjumpa dan mendapatkan malam Lailatul Qadar tersebut yang hanya bisa ditemui saat bulan Ramadan saja.
Malam tersebut sangat ditunggu dan dinantikan karena ibadah yang dilakukan di dalamnya akan diibaratkan sebagai ibadah seribu bulan.
Begini penjelasan Ustaz Adi Hidayat yang membocorkan rahasia bagaimana cara bertemu dan mendapatkan malam Lailatul Qadar seperti dikutip Ayojakarta.com pada laman Suara.com, Selasa (4/4).
Meskipun malam Lailatul Qadar merupakan sebuah malam yang waktu datangnya tidak ada yang tahu,
Namun Ustaz Adi Hidayat membagikan beberapa tanda-tanda yang bisa dilihat dari datangnya malam istimewa dan mulia itu.
Baca Juga: Hati-hati! Inilah Orang yang Paling Rugi di Bulan Ramadan Kata Buya Yahya: Susah Melakukan Kebaikan
"Nabi menyampaikan beberapa isyarat didalam keterangan beliau dan disebutkan oleh para ahli hadits Imam Muslim kemudian menghimpun bab itu dan menerangkan tanda-tandanya," ujar Ustaz Adi Hidayat.
Tanda-tanda Malam Lailatul Qadar
1. Hadir di 10 malam terakhir Ramadan
Malam Lailatul Qadar memiliki tanda yang pertama, yakni hanya datang di 10 malam terakhir bulan Ramadan.
Karena itu menurut Ustaz Adi Hidayat, Nabi Muhammad SAW mempunyai saran untuk para sahabat ketika mengejar malam Lailatul Qadar.
"Nabi menyampaikan pertama, kalau sudah sampai ke akhir-akhir ramadhan 10 hari terakhir maka kencangkan ikat pinggang tambah lagi ibadahnya," jelas UAH.
Baca Juga: Kapan Waktu Bayar Fidyah Puasa Ramadan? Berikut Panduan Lengkap, Niat, Takaran Beserta Penyalurannya
2. Lingkungan bersuasana tenang dan teduh
Tanda kedua dari malam Lailatul Qadar adalah di malam itu, suasana tidak seperti malam-malam sebelumnya.
Dimana pada malam Lailatul Qadar biasanya suasana akan menjadi lebih tenang dan teduh seperti yang disyariatkan oleh Nabi Muhammad SAW.
"Yang kedua, di hadits Muslim juga Nabi menyampaikan, aku pernah ditunjukkan oleh Allah dalam satu mimpi tentang malam al qadar hanya waktunya oleh Allah dibuat menghilang dariku tapi tanda-tandanya disebutkan," terangnya lagi.
“Pada saat itu suasana akan kelihatan hening, tenang, angin tidak terlampau kencang kemudian hujan juga tidak terlampau deras, suasananya enak, teduh sekali,” sambungnya.
Ustaz Adi Hidayat juga menerangkan bahwa dari hadits tersebut terdapat kata hilang yang maksudnya adalah malam tersebut sifatnya ghaib.
Agar para umat Muslim berlomba-lomba mengamalkan banyak kebaikan dan ibadah di 10 malam terakhir tersebut.
"Nah pada bagian pertama ketika Nabi mengatakan dihilangkan dariku waktunya ini menunjukkan kata para ulama dibuat gaib supaya kita semangat untuk mencarinya. Karena itu kalau kita tidak ingin kehilangan malam al qadar maka rahasia pertamanya adalah setiap malam ramadhan bangun walaupun cuma 15/10 menit usahakan bangun," ungkap UAH.
Contohnya dengan sahur pada pukul 3.30 WIb maka dari pukul 02.30 WIB kita coba laksanakan salat malam walaupun hanya 2 rakaat.
Meskipun hanya dua rakaat investasi 5 menit, baca Al Quran satu ayat, kalau rajin dikerjakan setiap hari siapapun yang investasi tiap malam ramadhan dia berpeluang besar mendapatkan malam al qadar atau Lailatul Qadar.***

Share this article
malam Lailatul Qadar merupakan sebuah malam yang sangat dinantikan jutaan umat Muslim di dunia di bulan Ramadan.