AYOJAKARTA.COM - Sosok anggota Komisi III DPR RI, Arteria Dahlan kini tengah menjadi sorotan masyarakat usai memberikan ancaman dan gertakan kepada Menkopolhukam Mahfud MD.
Bahkan Arteria Dahlan sempat sebut akan mempidanakan Mahfud MD akibat pembocoran data transaksi janggal Rp 349 T hingga berani sebut azab kepada Menkopolhukam itu.
Rupanya kegaduhan yang disebabkan oleh Arteria Dahlan tak hanya dilakukan pada saat ini.
Baca Juga: Tuai Hujatan, Ternyata Ini Curhatan Food Vlogger Magdalena hingga Buatnya Sakit Hati
Sebelumnya ternyata banyak sekali kontroversi yang dilakukan Arteria mulai dari kepemilikan plat nomor Polri yang sama bagi kelima mobilnya, hingga meminta agar OTT pada KPK tak diberlakukan.
Lalu apa saja kontroversi yang telah diciptakan anggota Komisi III DPR RI tersebut?
Berikut deretan kontroversi yang dibuat oleh Arteria Dahlan seperti dikutip Ayojakarta.com pada Suara.com, Senin (3/3).
Baca Juga: Nota Keberatan AG Ditolak Jaksa, Ayah David Ozora Pastikan Pelaku Penganiayaan Akan Menangis
1. Memiliki Plat Nomor Polri Ganda Untuk 5 Mobil
Hal kontroversial yang pertama adalah Arteria Dahlan yang ternyata memiliki plat nomor Polri yang sama bagi kelima mobilnya.
Mobil tersebut memiliki plat nomor yang sama yakni 4196-07 untuk lima jenis mobil miliknya mulai dari Toyota Toyota Vellfire HItam, Mitsubishi Grandis Hitam, Toyota Fortuner Putih, Nissan Grand Livina Merah dan Toyota Innova Silver.
Mobil-mobil tersebut terparkir di halaman parkir Gedung Nusantara II DPR RI dan sempat heboh di tahun 2022 lalu.
Polisi yang mengetahui hal tersebut berdalih bahwa plat tersebut diperuntukkan untuk mobil Mitsubishi Pajero Sport Dakar milik Arteria Dahlan.
Arteria pun telah memberikan klarifikasi bahwa ia mengaku jika plat tersebut merupakan bukan plat asli melainkan hanya dipasang apabila akan digunakan, dan masing-masing mobil memiliki plat aslinya sendiri.
Baca Juga: David Ozora Berhasil Dibuat Tersenyum Ketika Diberi Semangat Oleh Musisi Idola, Siapa?
2. Memberikan Umpatan Kepada Kementerian Agama
Kontroversi yang cukup menghebohkan selanjutnya dari Arteria Dahlan adalah saat terungkapnya kasus penipuan umroh yang melibatkan Kementerian Agama di tahun 2018 silam.
Arteria Dahlan saat itu tengah rapat bersama Komisi II DPR RI dan Jaksa Agung, dan saat itulah terlontar umpatan kasar dari Arteria Dahlan untuk Kementerian Agama yang cukup kasar.
Umpatan kasar itupun ramai dan menjadi perbincangan banyak pihak, hingga akhirnya sehari berikutnya Arteria memberikan permohonan maafnya.
Baca Juga: Rafael Alun Ngaku Sudah Hidup Benar dan Sederhana: Yang Flexing Anak dan Istri Saya!
3. Minta Kejati Dicopot
Arteria Dahlan meminta Kejati untuk dicopot jabatannya dan permintaan tersebut dilayangkannya kepada Jaksa Agung hanya karena Kejati tersebut berbicara menggunakan bahasa Sunda saat tengah rapat.
Bahkan kejadian kontroversial tersebut akhirnya mendapat tanggapan cepat dari gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil.
Ridwan Kamil akhirnya meminta Arteria Dahlan tersebut untuk meminta maaf atas pernyataannya yang kontroversial tersebut.
Baca Juga: YES! Bantuan Sosial PKH Tahap 2 Bisa Cair 3 Kali Lipat Untuk KPM Kategori Ini
4. Berani Menggertak dan Mengancam Mahfud MD
Yang baru-baru ini terjadi yaitu dimana Arteria Dahlan mengancam mempidanakan Menkopolhukam Mahfud MD karena membocorkan transaksi janggal Rp 349 T.
Tak hanya gertakan dan ancaman akan memidana Mahfud MD, Arteria pun tak segan untuk menyebut azab kepada Mahfud MD.
Atas pernyataannya tersebut banyak yang meminta Arteria untuk dicopot jabatannya hingga minta agar hartanya ikut diusut.
Baca Juga: Akhirnya Muncul! Tangisan Ibu Mario Dandy Justru Tuai Hujatan Netizen: Kirain Sinetron!
5. Memiliki Status S3 yang Hilang
Arteria yang tengah ramai tersebut akhirnya ikut dikuliti oleh netizen, dimana ditemukan fakta bahwa status pendidikan Arteria sebagai mahasiswa tercatat hilang di sistem LLDIKTI saat mengambil pendidikan S3 Ilmu hukum di Universitas Padjadjaran.
Tak menyelesaikan studi di Universitas Padjadjaran, rupanya Arteria justru mendaftar studi S3 ilmu hukum di Universitas Airlangga di tahun 2022.
Hal itupun akhirnya mendapat cibiran warganet yang menilai Arteria Dahlan tak memiliki adab dan sopan santun pada kampus lamanya.
Baca Juga: Buka-bukaan! Harta Melimpah Rafael Alun Ternyata Warisan Orang Tua, Bukan Korupsi?
6. Permintaan OTT KPK yang Tidak Berlaku di Penegak Hukum
Ketika OTT KPK mulai ramai terjadi dan berhasil membenahi para pelaku mafia OTT, Arteria Dahlan justru lagi-lagi membuat pernyataan kontroversial yang mengatakan bahwa OTT tidak perlu dilakukan bagi aparat penegak hukum.
Dimana menurut Arteria, aparat tersebut adalah mulai dari polisi, jaksa hingga hakim.
Pernyataan kontroversial tersebut dikemukakan Arteria Dahlan saat mengikuti webinar di salah satu kampus swasta di Jawa Tengah.
Dan tentu saja hal itu mendapat sorotan hingga respon beragam dari publik.***