Nasional

Menteri PANRB Setujui Kebutuhan Praja IPDN Sebanyak 534 Formasi, Ingin Jadi ASN Siap-siap Daftar!

Oleh: Isnan Rifai Sabtu 01 Apr 2023, 13:51 WIB
IPDN buka banyak formasi

 

AYOJAKARTA.COM - Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Abdullah Azwar Anas telah menyetujui kebutuhan praja Institut Pemerintah Dalam Negeri (IPDN).

Untuk tahun anggaran 2023, sekolah kedinasan dibawah naungan IPDN membuka 534 formasi.

Sebelumnya, 4.138 formasi dari 7 instansi penyelenggara sekolah kedinasan telah disetujui.

Baca Juga: Daftar Sekarang! Resmi Dibuka Seleksi CPNS 2023, Siapkan 4.672 Formasi di 7 Instansi

Hal tersebut membuat total penerimaan sekolah kedinasan tahun ini adalah 4.672.

Hal ini disampaikan oleh Menteri PANRB, Abdullah Azwar Anas.

"Pada prinsipnya kami menyetujui kebutuhan praja sekolah kedinasan dari IPDN 2023 untuk mengisi kebutuhan CPNS di Lingkungan Instansi Pemerintah sebanyak 534," jelas Anas.

Persetujuan kebutuhan praja IPDN itu tertuang dalam surat Nomor:B/675/M.SM.01.00/2023 dan ditandatangani oleh Menteri Anas.

Baca Juga: Mau Jadi PNS? Begini Cara Daftar CPNS 2023, Gampang Banget!

Dari diadakannya sekolah kedinasan, diharapkan dapat menciptakan ASN yang berintegritas.

"Pemerintah telah mendesain skema kebutuhan ini, dan berharap kita bisa lahirkan calon ASN yang berdedikasi, kompeten, dan inovatif," ujar Anas.

Untuk pendaftaran dapat dilakukan melalui Sistem Seleksi CASN milik BKN di situs sscasn.bkn.go.id.

Baca Juga: CPNS 2023 Semakin Dekat! Begini Caranya agar Bisa Ikut Tes Tanpa Saingan, Peluang Jadi PNS Sangat Besar

Menteri PANRB Abdullah Azwar Anas juga menjelaskan bahwa pendaftaran sekolah kedinasan IPDN dI SSCASN-BKN dimulai dari tanggal 3 sampai 30 April 2023.

Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) rencananya akan dilaksanakan pada bulan Mei sampai Juni 2023.

Untuk jadwal seleksi lanjutan akan diatur oleh Kementerian Dalam Negeri.

Anas menghimbau agar Kementerian Dalam Negeri secepatnya menyiapkan dokumen persyaratan, pengumuman pendaftaran, dan persiapan teknis.

Baca Juga: Dituding Cari Keringanan Hukuman Mario, Rafael Alun Tepis dan Beberkan Tujuan Permintaan Maaf Pada Keluarga D

Anas juga menambahkan agar pengumuman dilengkapi dengan online help desk atau call center yang dikelola masing-masing kementerian.

Anas juga menegaskan bahwa pelaksanaan seleksi dilaksanakan secara transparan tanpa korupsi, kolusi, dan nepotisme.***

Reporter Isnan Rifai
Editor Irma Joanita