Nasional

Tutup Pintu Damai! Sidang Perdana di PN Jaksel, Keluarga David Ozora Tolak Diversi Musyawarah AG

Oleh: Admin Rabu 29 Mar 2023, 14:05 WIB
Anak AG mendatangi agenda diversi di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Jakarta, Rabu (29/3/2023).(Antara/Luthfia Miranda Putri)

AYOJAKARTA.COM---Anak berkonflik hukum AG menjalani sidang perdana tertutup di PN Jakarta Selatan, Rabu (29/3/2023). AG bersiap menghadapi proses persidangan dalam kasus penganiayaan terhadap David Ozora.

Agenda dalam sidang perdana AG tersebut berupa diversi musyawarah dengan keluarga David. Diversi Musyawarah ini dilakukan sebagai awalan dalam sistem peradilan Anak.

Diversi musyawarah dilakukan guna mencapai kesepakatan antar kedua belah pihak. Apabila kedua belah pihak tak mencapai kesepakatan, maka proses peradilan terhadap AG akan lanjut ke tahap persidangan.

Namun, tampaknya pintu perdamaian yang coba ditawarkan AG pupus sudah, karena keluarga David Ozora tegas menutup pintu damai. Bahkan surat penolakan diversi untuk AG sudah disiapkan.

Baca Juga: Jalani Sidang Tertutup, Begini Penampakan AG Masuk Ke PN Jaksel Hingga Ayah David Tegaskan Waktunya Perlawanan

"Kita juga sudah siapkan kok penolakan diversinya," Ujar Melisa Anggraini kuasa hukum David Ozora dikutip AyoJakarta.com dari kanal Youtube KompasTV pada (29/3/2023).

AG terlibat dalam penganiayaan yang melibatkan 2 tersangka lainnya yakni Mario Dandy dan Shane Lukas. AG yang merupakan pacar Mario Dandy awalnya disebut sebagai pemicu penganiayaan dan juga ikut merekam peristiwa penganiayaan sehingga videonya menyebar dan viral di media sosial.

Penolakan diversi musyawarah ini, pun secara tegas dinyatakan ayah David Ozora melalui akun twitter pribadinya. Secara tegas Jonathan Latumahina menyiratkan tak akan ada perdamaian, bahkan bila perlu perlawanan dan perjuangan untuk meraih keadilan hingga penghabisan.

Baca Juga: Menanti Sidang AG Kekasih Mario Dandy, Hakim dan Jaksa Akan Lepas Atribut, Ternyata Ini Alasannya

Jonathan Latumahina pun turut memberikan dukungan dan semangat selalu untuk anaknya agar bisa melalui proses yang pastinya panjang dan melelahkan itu.

"Hari ini waktunya perlawanan. Kamu pasti menang, seperti sebelumnya. Mereka akan hancur, seperti sebelumnya, "cuit Jonathan Latumahina.

"Satu saat kelak kamu sampaikan hormat dan terimakasihmu pada semua yang mendoakanmu, tidak perlu tergesa karena mereka tulus dan setia menantimu. Sampai kapanpun,"pungkas Jonathan.

Reporter Admin
Editor Kiki Dian Sunarwati