AYOJAKARTA.COM- Mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memang namanya kini tengah menjadi perbincangan usai dideklarasikan untuk menjadi Calon Presiden di Pilpres 2024 mendatang.
Nama-nama calon pendamping Anies Baswedan untuk maju di Pilpres 2024 pun terus dikumandangkan salah satunya adalah Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) putra presiden ke-6 Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono.
AHY yang merupakan Ketua Umum Partai Demi digadang-gadang akan menjadi pendamping Anies Baswedan sebagai Calon Wakil Presiden pada Pilpres 2024 nanti.
Baca Juga: Inilah Momen Sahur 5 Artis Tanah Air, Dari yang Kocak Hingga Romantis Abis!
Anies pun mengaku memang sudah sangat dekat dengan AHY sejak lama.
Hal tersebut disampaikan Anies Baswedan seperti dikutip Ayojakarta.com pada laman Suara.com, Senin (27/6).
Bahkan Anies menyebut bahwa AHY selalu dekat dihatinya.
"Kalau bicara dekat, dari dahulu memang dekat. Insyaallah selalu dekat di hati," ungkap Anies di Nasdem Tower usai melaksanakan buka puasa bersama 25 Maret lalu.
Baca Juga: 3 Tempat Ngabuburit Gratis dan Asyik di Jakarta Selatan, Wajib Banget Dikunjungi!
Namun meskipun begitu Anies maupun partai politik pengusungnya masih belum mengumumkan secara resmi siapa bakal calon pasangannya untuk duet di Pilpres 2024.
Anies Baswedan memang telah diberikan kewenangan untuk memilih calon pasangannya untuk maju dalam Pilpres 2024.
Kewenangan itu tertuang dalam piagam koalisi perubahan untuk persatuan (KPP) yang ditanda tangani oleh tiga partai.
Yakni Partai Nasdem, Partai Demokrat dan PKS yang resmi mengusung Anies sebagai Calon Presiden di Pilpres 2024 mendatang.
Pada Pilpres 2024 mendatang, KPU sendiri telah menetapkan jadwal pendaftaran bakal Calon Presiden dan Calon Wakil Presiden pada 19 Oktober hingga 25 November 2023.
Waktu yang masih beberapa bulan lagi tersebut dapat dimanfaatkan oleh Anies Baswedan beserta koalisi untuk untuk menggodok calon pasangan Anies dalam Pilpres mendatang.
Anies sendiri diketahui telah mulai menjalankan safari politiknya ke berbagai daerah di Indonesia.
Hal itu dilakukan sebagai upaya memperoleh dukungan dari masyarakat di seluruh pelosok Indonesia untuk memenangkan suara di pemilihan Presiden 2024 mendatang.***