Wah! Ustaz Adi Hidayat Sebut Pengertian Imsak saat Puasa Bulan Ramadan Salah, Ini Pengertian yang Benar

Ustaz Adi Hidayat menjelaskan terkait pengertian imsak saat bulan Ramadan tiba.
Ustaz Adi Hidayat menjelaskan terkait pengertian imsak saat bulan Ramadan tiba.

AYOJAKARTA.COM– Puasa merupakan ibadah yang diwajibkan oleh Allah SWT di Bulan Ramadan.

Ketika di Bulan Ramadan, seluruh umat Muslim diwajibkan untuk menahan haus dan lapar serta hal-hal yang membatalkan puasa mulai dari terbitnya fajar hingga terbenamnya matahari.

Oleh sebab itu, agar kuat menahan haus dan lapar maka Allah SWT menganjurkan umatnya untuk melaksanakan sahur.

Baca Juga: Jarang Diketahui Banyak Orang, Mbah Moen Ungkap Rahasia dan Keistimewaan yang Berlaku di Dalam Bulan April

Di Indonesia sendiri, pada umumnya yang menjadi batas pelaksanaan sahur adalah waktu imsak.

Biasanya waktu imsak mempunyai waktu selisih 10 menit dari waktu adzan Salat Subuh berkumandang.

Ketika telah memasuki waktu imsak maka biasanya umat Muslim di Indonesia akan menyelesaikan waktu sahurnya.

Tetapi, menurut Ustaz Adi Hidayat pengertian tersebut adalah salah dan kesalahan tersebut sudah berlangsung lama.

Baca Juga: Momen Kocak Ketika Ustaz Abdul Somad Merujak Oknum Pengemplang Pajak, Harus Diingatkan dengan Neraka

Beliau mengatakan bahwa kesalahan dalam pengertian imsak merupakan kerancuan yang paling luar biasa.

“Ini (pengertian imsak) kerancuan yang paling luar biasa, dalam fiqih itu namanya kesalahan yang sudah meluas sehingga menjadi kaprah, salah dan kaprah” kata Ustaz Adi Hidayat dikutip dari YouTube Ummu Haniya pada Senin (27/3)

Ustaz Adi Hidayat menjelaskan bahwa imsak merupakan nama lain dari puasa.

Sama halnya dengan shaum ataupun shiyam yang memiliki arti yang sama yaitu puasa

Baca Juga: Bukan Allahuma Lakasumtu? Ini Dia Doa Buka Puasa Ramadan yang Disebut Sahih dan Benar!

“Shaum terulang sebanyak 1 kali di dalam Alquran di surah ke-19 ayat 26, sedangkan kata shiyam terulang 9 kali di dalam Alquran,” jelasnya.

Ustaz Adi Hidayat mengatakan bahwa secara bahasa shaum dan shiyam memilki arti yang sama yaitu menahan diri atau puasa atau al imsak.

Beliau menyebutkan bahwa imsak adalah nama lain dari puasa.

“Secara bahasa shaum dan shiyam memiliki arti yang sama yaitu al imsak atau menahan puasa,” katanya

Baca Juga: CATAT! Jadwal Penyaluran Bansos Ramadan Hanya Perlu Tunjukan KTP, Positif Cair Lewat PT POS Diantar ke Rumah?

“Jadi imsak itu nama lain dari puasa,” sambungnya

“Puasa itu mempunyai 3 nama yaitu bisa disebut dengan imsak, bisa dengan shaum, bisa juga dengan shiyam,” tambah Ustaz Adi Hidayat.

Ustaz Adi Hidayat menegaskan bahwa waktu dimulainya puasa adalah ketika sudah masuk kedalam waktu imsak yang memiliki arti puasa.

“Karena itu kalau sudah imsak artinya sudah puasa, imsak itu artinya puasa,” tegasnya

Baca Juga: Puasa tapi Tidak Salat di Bulan Ramadan Sah atau Tidak? Begini Penjelasannya!

“Jadi kalau disebutkan dengan imsak artinya sudah tidak boleh untuk makan dan minum,” tambah Ustaz Adi Hidayat.

Ustaz Adi Hidayat menyebutkan bahwa letak kesalahan dari penyebutan waktu imsak adalah kesalahan dalam menempatkan istilah imsak.

Jadi penempatan istilah imsak tidak sesuai dengan pengertian dari imsak itu sendiri.

Beliau mengatakan bahwa penempatan waktu imsak seharusnya sama dengan waktu berkumandangnya waktu adzan Salat Subuh.

Baca Juga: Jadwal Imsakiyah Puasa Ramadan Wilayah Kota Depok Hari Senin 27 Maret 2023, Lengkap dengan Waktu Salat

Sedangkan yang dimaksud dengan peringatan atau pengingat menjelang Adzan Salat Subuh itu namanya tanbihun.

“Yang sebelum subuh itu dalam bahasa arab disebut dengan tanbihun atau peringatan atau pengingat,” kaya Ustaz Adi Hidayat.

Beliau menjelaskan bahwa ketika di zaman Nabi Muhammad SAW terdapat pengingat yang menunjukkan bahwa sebentar lagi akan masuk ke dalam waktunya adzan Subuh berkumandang.

Ketika di zaman Nabi Muhammad SAW, khusus di Bulan Ramadan terdapat 2 orang yang mengumandangkan adzan yaitu Bilal bin Rabah dan Abdullah bin Ummi Maktum

Baca Juga: Puasa tapi Tidak Salat di Bulan Ramadan Sah atau Tidak? Begini Penjelasannya!

Jadi ketika di zaman Nabi Muhammad SAW, adzan Subuh berkumandang sebanyak 2 kali, yaitu yang pertama dikumandangkan oleh Bilal bin Rabah, kemudian adzan yang menunjukkan waktunya Salat Subuh dikumandangkan oleh Abdullah bin Ummi Maktum.

“Karena itu khusus di Bulan Ramadan adzan dikumandangkan oleh 2 orang, adzan pertamanya itu dikumandangkan oleh Bilal bin Rabah,” jelas Ustaz Adi Hidayat.

“Kalau Bilal bin Rabah sudah adzan maka nanti Abdullah bin Mas'ud akan diminta untuk membaca Alquran sebanyak 50 ayat, dan apabila sudah selesai maka orang-orang tahu bahwa itu menandakan bahwa waktu itu sebentar lagi menuju fajar,” sambungnya.

“Kalau selesai Abdullah bin mas'ud baca 50 ayat alquran lalu kemudian Abdullah bin Ummi Maktum kumandangkan adzan,” tambangnya.

Baca Juga: 3 Sunah Buka Puasa Menurut Nabi Muhammad SAW dari Doa hingga Makan Kurma, Begini Kata Buya Yahya!

Adzan yang dikumandangkan oleh Abdullah bin Ummi Maktum menandakan bahwa dimulainya puasa.

Jadi penempatan kata imsak di Indonesia adalah salah.

Seharusnya kata imsak ditempatkan sama dengan waktu masuknya Salat Subuh.

Sehingga kata imsak akan menjadikan pengingat bahwa adzan Salat Subuh akan berkumandang dan menandakan bahwa waktu tersebut menjadi awal dimulainya waktu puasa.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# sahur ala Rasulullah
# Bulan puasa
# Sahur
# imsak
# Ramadan
# Ustaz Adi Hidayat
# ibadah

News Update

Nasional

HUT ke-65 IKWI: Indah Kirana dan Ketum PWI Pusat Gelorakan Transformasi Keluarga Pers

Peringatan HUT ke-65 IKWI! Ketum Indah Kirana & PWI Pusat serukan solidaritas dan transformasi nyata bagi keluarga besar jurnalis Indonesia.

Metropolitan

Pramono Ungkap Performa Ekonomi Jakarta Membaik, Inflasi Terkendali dan Daya Beli Tetap Kuat

Menurut Pramono Anung, sejumlah indikator makro ekonomi mencerminkan bahwa aktivitas ekonomi Jakarta terus bergerak ke arah yang lebih baik.

Metropolitan

Pemprov DKI Targetkan Open Dumping di Bantargebang Berakhir pada 2029, Controlled Landfill Mulai Diterapkan

Langkah ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk menghentikan praktik open dumping sepenuhnya pada 2029.

Bisnis

BRI Pertahankan Posisi Raksasa Perbankan Global di Top 1000 World Banks 2026

BRI raih peringkat 132 dunia di Top 1000 World Banks 2026 versi The Banker. Bukti nyata kinerja solid dan transformasi digital BBRI!

Metropolitan

Pemprov DKI Jakarta Bidik Pasar Wisata Yordania, Andalkan MICE, Kuliner, dan Wisata Ramah Muslim

Kegiatan bertajuk "Discover Indonesia: Jakarta & West Java Tourism Showcase 2026" yang digelar di Amman, Yordania, pada 19–23 Juli 2026.

News

Tak Lagi jadi Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik S Deyang Diminta Presiden Prabowo Tetap Awasi BGN dan akan Mengisi Jabatan Baru Ini

Nanik S Deyang mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto tetap memintanya untuk mengawal jalannya lembaga tersebut.

Bisnis

Sulap Tenaga Surya Jadi Penopang Ekonomi, Terobosan Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Kecamatan Balongan

Setahun GARBATERA Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Balongan! Dorong PLTS, PMT balita, dan ekonomi UMKM lokal secara terukur.

News

Mundur dari Kepala BGN karena Alasan Kesehatan, Nanik S Deyang Ungkap Sosok 'Adik Saya' yang Akan jadi Pengganti

Nanik S Deyang berharap dengan sosok ini, kebijakan program MBG bisa dilanjutkan dan dijaga sehingga bisa berjalan dengan baik ke depannya.

Metropolitan

Transformasi Pengelolaan Sampah di TPST Bantargebang Dimulai, Zona Buang Ditutup dengan Media Pelindung, Ini Fungsinya

Kebijakan ini dilakukan sebagai langkah awal penerapan controlled landfill serta penghentian praktik open dumping secara bertahap.

Metropolitan

DPRD DKI Desak Pemprov Segera Terapkan Perda Jaringan Utilitas, Kabel Semrawut Dinilai Darurat

Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, Yuke Yurike, mengatakan penataan jaringan utilitas sudah tidak bisa lagi ditunda.

Metropolitan

Jadi Terobosan Bersejarah untuk Pembiayaan Jakarta, Obligasi Daerah Rp3,5 Triliun Dilirik Banyak Investor, Ini Kata Pramono

Menurut Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, tingginya minat investor juga tak lepas dari besarnya APBD yang dimiliki Pemprov DKI.

Metropolitan

LRT Jakarta Fase 1B Velodrome-Manggarai Segera Beroperasi, DPRD Minta Pelayanan dan Integrasi Jadi Prioritas

Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Dwi Rio Sambodo, menyampaikan optimismenya terhadap kehadiran lintasan baru LRT Jakarta tersebut.

Metropolitan

Pramono Anung Komitmen Tekan Angka Tawuran di Jakarta, Fasilitas Publik Terus Ditambah

Pernyataan ini disampaikan Gubernur Pramono Anung saat menanggapi insiden tawuran yang terjadi di kawasan Tugu Utara, Koja, Jakarta Utara.

Metropolitan

Waspada Peredaran Obat Keras, Polisi Selidiki Dugaan Pasokan Tramadol untuk Massa Demo di Jakarta!

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kini tengah mendalami informasi terkait adanya dugaan rencana pemasokan obat keras jenis Tramadol untuk massa aksi unjuk rasa di Jakarta.

Metropolitan

Estimasi Pembangunan Ulang JPO Tendean Capai Rp6 M, Kepala Dinas Bina Marga DKI: Pemprov Tuntut Ganti Rugi...

Pemprov DKI Jakarta menegaskan akan menuntut ganti rugi atas kerusakan parah yang terjadi pada Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean akibat ditabrak truk beberapa waktu lalu.

Nasional

Fore Coffee Tolak Gunakan Telur Bebas Sangkar, Koalisi AFJ Kirim Karangan Bunga Duka Cita

Koalisi AFJ-AFFA menggelar aksi damai kirim karangan bunga ke kantor Fore Coffee Jakarta. Aksi ini menuntut komitmen perusahaan untuk beralih ke telur bebas sangkar demi kesejahteraan ayam petelur.

Nasional

Dituduh Abaikan Bencana Sumatera, Presiden Sampaikan Jawaban atas Citizen Lawsuit di PTUN Padang

Presiden Prabowo membantah gugatan Citizen Lawsuit terkait bencana ekologis Sumbar di PTUN Padang. Pemerintah mengklaim telah melakukan mitigasi dan meminta majelis hakim menolak gugatan tersebut.

Ekonomi

Ichsanuddin Noorsy Sebut Indonesia Harus Berani Ubah Sistem, Bukan Sekadar Lahirkan Kebijakan Baru

Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy menilai berbagai persoalan ekonomi nasional tidak dapat diselesaikan hanya dengan melahirkan kebijakan-kebijakan baru. Menurutnya, pemerintah harus berani

Metropolitan

Kebut Normalisasi Sungai saat Kemarau, Pramono Anung: Mumpung Debit Air Sedang Kecil

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana mempercepat proyek normalisasi sungai di wilayah ibu kota mumpung memasuki musim kemarau.

Metropolitan

Musim Kemarau Tiba, Pramono Anung Ingatkan Warga Jakarta Tak Buang Puntung Rokok Sembarangan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memberikan peringatan keras kepada warga ibu kota untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau berlangsung.