Nasional

Jokowi Sodorkan Duet Prabowo dan Ganjar untuk Pilpres 2024? Pengamat: Ini Sulit, karena.....

Oleh: Desta Nurwati Siamyah Senin 27 Mar 2023, 09:32 WIB
Ganjar Pranowo, Prabowo Subianto dan Joko Widodo (Jokowi)

AYOJAKARTA.COM - Kebersamaan Presiden Joko Widodo, Prabowo Subianto dan Ganjar Panowo pada saat panen raya di ladang sawah Ambal, Kebumen Jawa tengah masih terus menjadi sorotan.

Pasalnya dari moment tersebut, diduga Presiden Jokowi ingin memasangkan Prabowo dan Ganjar pada pilpres 2024 mendatang.

Hal tersebut tentunya menimbulkan berbagai tanggapan dari beberapa pihak aktivis politik.

M.Qodari selaku direktur Eksekutif Indo Barometer menyatakan bahwa sedikit sulit antara Prabowo dan Ganjar bersatu menjadi capres dan cawapres.

Baca Juga: DUH! Arteria Dahlan Sebut Menko Polhukam Mahfud MD Bisa Dipenjara 4 Tahun Gegara Ini, Benarkah? 

"Saya setuju bahwa Prabowo-Ganjar atau Ganjar-Prabowo itu agak sulit untuk terjadi," ungkap M. Qodari dikutip Ayojakarta.com melalui kanal YouTube tvOneNews pada 27 Maret 2023.

Itu lantaran menurut M. Qodari Partai PDI Perjuangan menyatakan akan maju menjadi Calon presiden pada pilpres 2024.

"Karena PDI Perjuangan kan bilang kita mau maju calon presiden, kalau Ganjar dengan Prabowo rasa-rasanya sulit bagi Prabowo untuk menjadi wakilnya seorang Ganjar," ujar M. Qodari.

Bahkan M. Qodari menilai bahwa, Prabowo akan bisa mengalahkan Ganjar Pranowo jika keduanya beradu pada Pilpres 2024.

Baca Juga: GEGER! Bocorkan Transaksi Janggal Rp349 Triliun ke Publik Terancam Pidana 4 Tahun, Mahfud MD Bisa Dipenjara?

"Karena Prabowo itu lebih senior, beliau sendiri bisa maju sudah cukup dengan Gerindra, sebetulnya kalau head to head Prabowo bisa mengalahkan Ganjar," papar M. Qodari.

Menurut M. Qodari, sikap Presiden Jokowi pada momen panen raya tersebut menunjukan bahwa prabowo dan Ganjar Pranowo adalah sosok calon Presiden.

"Pak Prabowo dan Pak Ganjar diajak Pak Jokowi bukan satu calon presiden, satu calon wakil presiden, tapi dua-duanya adalah calon presiden yang berada dalam lajur keberlanjutan," ungkap M. Qodari.

Tidak hanya itu, M. Qodari menyebutkan bahwa Presiden Jokowi pernah memberikan ciri-ciri sosok presiden yang harus dipilih.

"Sebetulnya Pak Jokowi sudah pernah mengatakan calon presiden itu cari yang ciri-cirinya satu rambutnya putih itu Ganjar, yang kedua keningnya berkerut itu Prabowo," ujar M. Qodari.

"Kalau ditanya kepada saya siapa calon presiden yang dapat pasemon atau sinyal-sinyalnya Pak Jokowi, satu Ganjar dua Prabowo, atau lebih adilnya dibalik Prabowo dan Ganjar," sambungnya.

Disisi lain, Jazilul Fawaid selaku wakil ketua umum partai PKB menyampaikan bahwa Gerindra dan PKB berkoalisi dan yakin akan memenangkan Pilpres 2024 nanti.

"PKB dengan Gerindra, PKB utamanya memiliki keyakinan untuk 2024, kalau PKB dan Gerindra berkoalisi insya Allah menang," ungkap Jazilul Fawaid.

Jazilul Fawaid mengungkapkan bahwa dari koalisi partai Gerindra dan PKB, Prabowo dan Gus Muhaimin posisinya setara.

"Didalam akad atau piagam koalisi disebutkan posisi Prabowo dan Gus Muhaimin itu setara, bahwa presiden dan calon presiden dari koalisi Gerindra PKB ditentukan oleh Prabowo dan Gus Muhaimin selaku ketua umum partai masing-masing," Jazilul Fawaid.

"Itu artinya setara, oleh sebab itu, tinggal nunggu saja apa yang dibicarakan oleh pak Prabowo dan Gus Muhaimin karena posisi sama, sederajat," sambungnya.

Terkait capres dan cawapres dari partai koalisi Gerindra dan PKB sementara ini hasil pada akadnya belum ada.

"Publik mengatakan itu, tapi di akad belum menunjukan hasilnya," ujar Jazilul Fawaid.***

Reporter Desta Nurwati Siamyah
Editor Aulli R Atmam