AYOJAKARTA.COM--Kasus terkuaknya harta kekayaan tak wajar yang dimiliki oleh mantan pejabat pajak Rafael Alun Trisambodo kini berbuntut panjang.
Pasalnya setelah kasus Rafael Alun Trisambodo mencuat, kini Kementerian Keuangan mendapat perhatian serius.
Bahkan Menko Polhukam Mahfud MD menyebut jika ia telah menerima laporan soal dugaan tindak pencucian uang yang dilakukan Rafael Alun rupanya sudah sejak 2012.
Tak hanya itu, Mahfud MD juga menuturkan kejanggalan lain yang ia temukan sejak mencuatnya kasus Rafael Alun Trisambodo.
Salah satunya yang masih hangat, Menkopolhukam Mahfud MD menyebut adanya transaksi mencurigakan yang nilainya sangat fantastis.
Transaksi mencurigakan yang dimaksud oleh Mahfud MD tersebut terjadi di Kementerian Keuangan dengan nilai mencapai Rp300 triliun.
Atas pernyataan kecurigaan dari Mahfud MD tersebut, Sri Mulyani selaku Menteri Keuangan langsung memberikan tanggapannya.
Dikutip AyoJakarta.com dari kanal Youtube Kompas TV pada (10/3/23), dalam pernyataannya Sri Mulyani menjelaskan soal surat yang disampaikan kepadanya.
Dimana dalam surat tersebut Sri Mulyani mengatakan bahwa tidak ada angka satupun yang ditunjukkan.
Sehingga ia sendiri mengaku belum bisa berkomentar sama sekali soal dana mencurigakan di Kemenkeu yang nilainya mencapai Rp300 triliun tersebut.
“Dimana di dalam surat yang disampaikan ke saya yang dalam hal ini ada lampiran 36 halaman itu gak ada satupun angka gitu,” ujar Sri Mulyani.
“Jadi aku gak bisa berkomentar mengenai itu dulu,” imbuhnya.
Akan tetapi Sri Mulyani menyampaikan bahwa dirinya akan meminta bantuan Menkopolhukam Mahfud MD untuk menyelesaikan persoalan dana mencurigakan sebesar Rp300 triliun tersebut.
“Tapi saya janji nanti akan ketemu sama Pak Mahfud sama Pak Ivan,” kata Sri Mulyani.
Menteri Keuangan tersebut juga menambahkan, “Untuk bisa meng-clear kan sebetulnya ini masalahnya apa, dimana, siapa.”
Tak hanya itu, Sri Mulyani juga menegaskan jika dirinya akan meminta bantuan Mahfud MD terkait persoalan yang tengah terjadi di Kementerian Keuangan.
“Dan saya berjanji akan sama Pak Mahfud, ayo Pak Mahfud aku dibantuin, aku seneng dibantuin,” ungkap Sri Mulyani.
Dirinya juga menambahkan, “Kita bersihin, kita bersihin.”