Nasional

Waduh! Bukan Atas Nama Rafael, KPK Cium Kejanggalan Kepemilikan Rubicon yang Dikendarai Mario Dandy

Oleh: Rosandra Gisca Andyna Kamis 02 Mar 2023, 07:50 WIB
Rafael Alun Trisambodo

AYOJAKARTA.COM - Kasus penganiayaan anak pejabat Dirjen Pajak, Mario Dandy yang menyeret nama sang ayah Rafael Alun hingga harus diperiksa KPK makin menarik.

Ada temuan baru yang menyita perhatian publik, dimana dalam pemeriksaan Rafael Alun oleh KPK, ditemukan fakta bahwa Rubicon yang dikendarai Mario Dandy bukanlah atas nama Rafael.

Bahkan saat dilakukan klarifikasi kepada Rafael Alun oleh KPK Rabu (1/3), ternyata pemilik atas nama STNK dan BPKB Rubicon tersebut tinggal di dalam sebuah gang.

Baca Juga: Kabar Gembira! Bunga KUR BRI 2023 Turun Jadi Segini, Segera Siapkan Dokumenmu

Rafael mengaku bahwa Rubicon tersebut telah dijual kepada kakaknya, namun KPK menganggap tetap ada sesuatu yang janggal dari keterangan dan temuan tersebut.

Seperti dilansir Ayojakarta.com pada siaran Kompas TV, hal itu disampaikan oleh Pahala Nainggolan selaku Deputi Pencegahan dan Monitoring KPK.

"Rubicon dua minggu lalu, tim sudah ke lapangan dan memang benar itu bukan atas nama yang bersangkutan STNK dan BPKBnya," ujar Pahala.

Bahkan sebelumnya, tim dari KPK telah mendatangi alamat yang tertera pada STNK dan BPKB kendaraan Rubicon tersebut.

Baca Juga: Fakta Baru! Terungkap Penemuan Satu Botol Miras di Dalam Rubicon Mario Dandy

"Dan kita datangi alamat yang kita punya itu gang di daerah Mampang. Jadi orangnya sudah pergi tapi itu alamat di dalam gang, jadi kita pikir ini tidak mungkin dia punya itu," katanya.

Kendaraan Rubicon tersebut sering dipamerkan dan dikendarai oleh sang anak Mario Dandy.

Bahkan dalam peristiwa penganiayaan kepada David Ozora, Mario menggunakan Rubicon tersebut yang telah diganti plat nomornya.

Dan diketahui juga bahwa mobil Jeep Rubicon tersebut ternyata telah menunggak pajak yang nilainya mencapai Rp 7 juta.

Baca Juga: Waduh! Nani Wijaya Dilarikan ke Rumah Sakit Akibat Sesak Nafas, Pihak Keluarga : Mohon Doa Kesembuhan

Kini pihak KPK akan terus menelusuri kepemilikan Rubicon tersebut yang dirasa janggal berdasarkan alamat kepemilikan dan keterangan yang diberikan oleh Rafael Alun.

Bahkan penemuan terakhir yang dilakukan oleh kepolisian, terdapat satu botol miras yang ditemukan di dalam Rubicon tersebut saat terjadinya peristiwa penganiayaan.

Namun pihak kepolisian masih belum dapat mengkonfirmasi siapa pemilik botol tersebut.

Dan hingga kini penemuan botol miras tersebut masih terus didalami dan dilakukan penyelidikan lebih lanjut oleh tim penyidik.***

Reporter Rosandra Gisca Andyna
Editor Vincensia Enggar Larasati