AYOJAKARTA.COM– Kabar terbaru seputar kasus ledakan bubuk mercon yang terjadi di Dusun Sadeng, Desa Karangbendo, Kecamatan Ponggok, Kabupaten Blitar, jawa Timur.
Petugas Kepolisian Polres Blitar Jawa Timur telah berhasil mengidentifikasi keempat korban tewas akibat ledakan tersebut.
Sebelumnya ada 4 korban yang dinyatakan tewas dalam insiden naas tersebut namun baru berhasil diidentifikasi satu korban.
Baca Juga: Breaking News! Gempa 5 Magnitudo Guncang Ondong Kepulauan Siau Tagulandang Biaro Sulawesi Utara
Dikutip AyoJakarta.com dari kanal Youtube Tv One News pada Senin (20/2/23), petugas Kepolisian Polres Blitar Kota Jawa Timur menginformasikan jika keempat korban tewas merupakan satu keluarga.
Diperkirakan jika keempat korban tersebut berada di dalam rumah saat ledakan terjadi dan saat ini keempatnya sudah berhasil diidentifikasi.
Informasi tersebut disampaikan langsung oleh AKBP. Argowiyono Kapolres Blitar Kota pada Senin, (20/2/23).
“Untuk korban jiwa sendiri ada 4 dan semuanya sudah teridentifikasi yaitu dari pemilik rumah Bapak E dan kedua anaknya serta 1 ponakan,” jelas AKBP. Argowiyono.
Selain itu 8 warga lain yang juga menjadi korban dan mengalami luka-luka dalam ledakan bubuk mercon tersebut juga telah mendapatkan perawatan.
Ada juga 2 warga lain dan 1 balita juga telah dilarikan ke rumah sakit guna mendapatkan perawatan insentif.
“Kemudian untuk korban luka-luka ada 8 semuanya sudah dilakukan pengobatan dan lukanya masih tergolong luka ringan,” ujar AKBP. Argowiyono.
“kebanyakan rata-rata karena syok dan tertimpa ada plafon dan kaca yang mungkin jatuh pada saat terjadi ledakan,” lanjutnya.
Dampak dari ledakan bubuk mercon tersebut juga menyebabkan 1 mushola dan 25 rumah mengalami kerusakan.
Saat ini polres juga telah menerjunkan tim Gegana di TKP ledakan guna melakukan penyisiran titik lokasi-lokasi ledakan.
Untuk identifikasi lebih lanjut polisi masih menunggu dari identifikasi dari tim forensik dan tim penjinak bom Polda Jatim.**)