AYOINDONESIA.COM – Pegiat media sosial Tifauzia Tyassuma alias Dokter TIfa menyentil Anies Baswedan dan proyek Ibu Kota Negara (IKN) lewat akun Twitter-nya @DokterTifa.
Dokter Tifa dalam kicauannya pada Senin 20 Februari 2023 memposting artikel dari cnnindonesia.com yang berisi komentar Anies Bawedan tentang proyek Ibu Kota Negara (IKN) yang sudah dicanangkan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi).
Di dalam artikel tersebut, Anies Baswedan mengemukakan bahwa pemindahan IKN ke Sepaku, Kalimantan Timur diatur dalam Undang-Undang No. 3 Tahun 2022.
Menurut Anies Baswedan, siapapun yang menjadi presiden harus bekerja sesuai undang-undang.
Anies Baswedan sudah resmi diusung sebagai bakal calon presiden (Capres) oleh Partai Nasional Demokrat (Nasdem) dan akan didekalrasikan oleh Koalisi Perubahan bersama Partai Demokrat dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS).
Serial cuitan @DokterTifa yang menuliskan di bionya sebagai “Medical Doctor, Scientist, Activist. Master & Doctorate Program at Universitas Gadjah Mada, Universitas Indonesia, Universitas Padjadjaran”, menanggapi pernyataan dari Anies Baswedan tersebut.
Baca Juga: Makin Panas! Cuitan Dokter Tifa Terkait Teori Gempa Turki dan Suriah Senggol Daryono BMKG!
Baca Juga: Tanda Kiamat Muncul di Israel, Tapi Kehadiran Makhluk Ini Justru Bikin Salah Fokus
“Mas @aniesbaswedan, kita sama2 tahulah. IKN lanjut atau tidak, bukan krn UU. Tetapi krn IKN itu kepentingan Oligarki. Oligarki juga yg dorong terbitnya UU & mengikat siapapun Presiden nanti. Kl mau, jangankan UU, UUD saja bisa diubah kok,” begitu Dokter Tifa membuka kicauannya.
Lantas Dokter Tifa meminta ketegasan Anies Baswedan menyatakan dirinya bebas dari jeratan kekuasaan oligarki.
“Sbtlnya kita tunggu pernyataan Mas @aniesbaswedan yg indikasikan bebas dr jeratan oligarki. Smp hari ini rasanya blm terdengar itu. Khawatir benar asumsi Siapapun CAPRES, di belakangnya ada Oligarki. Oligarki A dukung si A. Oligarki P dukung si P. Oligarki G dukung si G,” tulis @doktertifa.
Lantas Dokter TIfa menjelaskan pandangannya tentang siapa saja yang bisa maju sebagai capres dan berapa kebutuhan dana untuk mengikuti kontestasi dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024.
“Faktanya di negeri ini saat ini. Kecuali dia Konglomerat, Horang Kayah. Tdk mungkin bisa maju CAPRES tanpa dukungan Oligarki, para penguasa sejati negeri ini. Modal CAPRES Ratusan Triliun. Ini kenyataan, pahit dan mengerikan. Tapi beginilah negeri ini,” demikian pandangan Dokter Tifa.
Lantas, dalam kicauan yang terpisah, @doktertifa menyebut prediksinya tentang IKN.
“Nah, sekarang saya mau bilang sama Rakyat. Rakyat, Siapapun Presiden IKN akan lanjut. Akan jadi. Jadi. Tugas Presiden berikutnya, siapapun dia, tugas dari Oligarki, Oligarki A or P or G, adl menjadikan IKN itu jadi. Walau nanti akan jd sarang demit tapi tetap akan jadi.”
Baca Juga: Siap Maju jadi Capres 2024, Jika Menang Anies Baswedan Bakal Tetap Teruskan Program-program Jokowi?
Kemudian, Dokter Tifa memberikan sindiran kepada rakyat yang akan memberikan dukungan kepada Anies Baswedan dan juga nama lain yang disebut-sebut bakal menjadi capres.
“Jadi kl Rakyat mau dukung Anies, dukunglah krn dia ganteng. Ga usah berharap yg neko2. Prabowo, dukunglah krn dia dulu ganteng. Ga usah berharap yg aneh2 Ganjar, dukunglah krn dia berusaha ganteng, Ga usah berharap yg ga bisa dia lakukan kecuali bikin konten.”
Dokter Tifa pun menyarankan agar Anies Baswedan tidak terlalu banyak memberikan pernyataan yang dapat merugikan dirinya sendiri.
“Saya ingatkan mas @aniesbaswedan. Jangan buru2 kasih statement apapun ttg kebijakan2 yg dilakukan Presiden skrg. Apakah janji mau dilanjutkan atau janji mau dihentikan. Be wise aja.”
“Karena begini. Kalau mas @aniesbaswedan bilang mau lanjutkan kebijakan Jokowi. Itu artinya anda mmg sama juga dikuasai Oligarki. Kalau bilang mau hentikan kebijakan Jokowi Pasti anda tidak berani. Jadi Diplomasi sajalah. Bikin pendukung happy saja jangan dibikin bingung.”***