AYOJAKARTA.COM –- Sidang kasus pembunuhan berencana terhadap Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J memasuki tahap akhir persidangan.
Majelis hakim akan memutuskan nasib hukuman dari para terdakwa pada pekan depan.
Menjelang vonis hakim ternyata ada pertemuan antara tim penasihat hukum keluarga Brigadir Yosua dengan Menko Polhukam Mahfud MD.
Pertemuan tim penasihat hukum keluarga Brigadir J dengan Menko Polhukam
Pertemuan tersebut tepatnya pada tanggal 1 Februari 2023. Kamaruddin Simanjuntak selaku kuasa hukum keluarga Brigadir Yosua turut memberikan tanggapan.
“Abang dan tim ketemu dengan Menko Polhukam kita tampilkan ya fotonya, apakah membahas sidang vonis nanti?” tanya pembawa acara program Kontroversi dikutip AyoJakarta.com melalui YouTube METRO TV, Jumat (10/2/2023).
Kamaruddin Simanjuntak membenarkan hal tersebut, menurutnya di minggu-minggu yang lalu dirinya bersama dengan teman-teman satu timnya bertemu dengan Mahfud MD.
Menurutnya selain membahas terkait tuntutan dari para terdakwa, dalam pertemuan saat itu ia juga mengingatkan Menko Polhukam agar jangan sampai Indonesia hancur, yaitu akibat penegakan hukum yang tidak adil.
“Kami selain membahas tuntutan-tuntutan kepada para terdakwa juga saya mengingatkan Menko Polhukam selaku Profesor Doktor Hukum sekaligus Menko Polhukam jangan sampai Indonesia ini hancur,” ujar Kamaruddin Simanjuntak.
“Karena penegakan hukum tidak adil dan abang selaku professor dan Menko Polhukam punya tanggung jawab untuk itu,” imbuhnya.
Lebih lanjut, penasihat hukum keluarga Brigadir J juga menuturkan bahwa dirinya siap mengawal keadilan di Indonesia.
Bukan itu saja, Kamaruddin Simanjuntak juga memberikan beberapa sampel-sampel kejahatan hukum dan korbannya.
“Jika diperlukan saya siap mengawal di depan di belakang atau di kanan kiri jangan ragu saya bilang begitu,” ujarnya.
“Sekaligus saya bawa beberapa sampel-sampel kejahatan hukum dan korban-korbannya untuk menghadap beliau,” imbuhnya.
Ternyata pertemuan tersebut mendapatkan sambutan yang baik, menurutnya Mahfud MD menerima apa yang disampaikan oleh tim kuasa hukum keluarga Brigadir J.
Menko Polhukam juga berjanji akan memperbaiki sistem hukum secara nasional dan mengajak bersama-sama memperbaiki hukum di negara ini.
“Beliau berjanji akan memperbaiki sistem hukum secara nasional, jadi tidak parsial-parsial tetapi secara nasional,” kata Kamaruddin Simanjuntak.
“Dan dia mengajak kita untuk memperbaiki hukum di negara ini karena saya katakan kepada beliau kalau ketidakadilan itu terus dipertontonkan maka negara ini akan dikutuki oleh rakyatnya sendiri,” imbuhnya.
“Pemerintahan akan dikutuki maka menjadi terkutuklah negara dan pemerintahan ini oleh karena itu saya tidak sudi,” tambahnya.
Bahkan pengacara keluarga Brigadir J ini siap mencalonkan Mahfud MD menjadi Presiden 2023 namun dengan catatan harus bisa memperbaiki sistem hukum di negara ini.
“Saya ingin apabila Abang komitmen memperbaiki negara ini, bila perlu abang kita calonkan 2024 jadi presiden dengan catatan perbaiki sistem hukum ini,” ujarnya.***(Sulistiyaningsih)