Nasional

Jaksa Senior Tak Yakin Putri Candrawathi Diperkosa, Rupanya Karena Hal Ini: Kenapa Dia Tidak…..

Oleh: Nisrina Harum Lestari Senin 30 Jan 2023, 21:52 WIB
Jaksa Senior Tak Yakin Putri Candrawathi Diperkosa, Rupanya Karena Hal Ini: Kenapa Dia Tidak…..

AYOJAKARTA.COM – Terdakwa Putri Candrawathi dalam kasus pembunuhan Brigadir J hingga saat ini masih menjadi perbincangan masyarakat. Terlebih karena pengakuan Putri Candrawathi saat berada dalam persidangan.

Kerap kali pernyataan Putri Candrawathi mendapat kritikan dari berbagai pihak.

Mantan Plt. Jaksa Agung Muda Bidang Pengawasan 2014-2016, Djasman Panjaitan turut mengomentari sidang Putri Candrawathi.

Baca Juga: Soal Perintah Ferdy Sambo ke Richard Eliezer, Irma Hutabarat: Pakai Tangan Sendiri Dong, Jangan Ajudan Sambo!

Djasman Panjaitan yang merupakan seorang jaksa senior menilai ada hal yang tidak tergali dalam persidangan kasus pembunuhan Brigadir J ini.

Dalam sebuah acara yang dipandu oleh Rosi di kanal YouTube KompasTV, Djasman mengatakan bahwa ada hal yang tidak tergali dalam persidangan.

Hal yang tidak tergali tersebut adalah tujuan Putri menceritakan adanya tindak perkosaan dari Brigadir J.

“Yang tidak tergali, apa sebenarnya tujuan Putri menyampaikan itu (perkosaan) kepada suaminya? Bukankah seharusnya Putri menyembunyikan keadaan itu?” kata Djasman seperti dikutip AyoJakarta.com dari kanal YouTube KompasTV pada Senin (30/1/2023).

Baca Juga: Irma Hutabarat Bongkar Pesan WhatsApp Brigadir J kepada Putri Candrawathi, Minta Hal Ini Dikembalikan

“Kenapa harus dia melapor kepada suaminya? Apa ada orang lain, apakah dilihat yang diruangan itu di rumah itu perbuatan itu terjadi sehingga dia takut?” sambungnya.

Seperti yang diketahui, tidak ada satu saksi pun yang mengetahui dan melihat adanya tindak perkosaan yang dilakukan Brigadir J kepada Putri.

Terdakwa Ricky Rizal dan Kuat Maruf mengaku tidak melihat ada kejadian pemerkosaan terhadap Putri yang dilakukan oleh Brigadir J, akan tetapi hanya melihat kondisi istri Ferdy Sambo itu sudah lemas.

Mengacu pada hal tersebut, Djasman lantas mempertanyakan mengapa Putri tidak berteriak saat terjadi tindak perkosaan.

“Nah harusnya kalau betul perkosaan masa dia engga berteriak? Tolong tolong, harusnya begitu dong. Barulah nanti orang-orang yang ada di sekitarnya datang ke ruangan itu, apa yang terjadi, ini engga ada, tidak terungkap” ucapnya.

Menurutnya, hal tersebutlah yang seharusnya digali dan diungkap oleh jaksa.

Bahkan, Djaspan pun menyebut bahwa hal ini adalah contoh dari kuirang optimalnya jaksa mengungkap kejadian pemerkosaan tersebut.

“Yang harus diungkap oleh jaksa disitu apakah anda berteriak setelah dia mulai memperkosa anda, kan gitu. Ini engga ada, engga terungkap itu dalam persidangan," ujarnya.

"Coba kalau itu terungkap bahwa memang oh betul bahwa dia diperkosa, ini engga ada hanya dalam cerita bahwa aku diperkosa, itu contoh-contoh daripada yang kekurangan optimalnya jaksa mengungkap kejadian itu,” tutupnya.***

Reporter Nisrina Harum Lestari
Editor Aulli R Atmam