Soal Perintah Ferdy Sambo ke Richard Eliezer, Irma Hutabarat: Pakai Tangan Sendiri Dong, Jangan Ajudan Sambo!

Soal Perintah Ferdy Sambo ke Richard Eliezer, Irma Hutabarat: Pakai Tangan Sendiri Dong, Jangan Ajudan Sambo!
Soal Perintah Ferdy Sambo ke Richard Eliezer, Irma Hutabarat: Pakai Tangan Sendiri Dong, Jangan Ajudan Sambo!

AYOJAKARTA.COM - "Yang namanya membela harkat dan martabat itu pakai tangan sendiri bukan pakai tangan ajudan", begitulah asumsi Irma Hutabarat kepada salah satu terdakwa kasus pembunuhan Brigadir Yosua yaitu Ferdy Sambo.

Kemunculan Irma Hutabarat yang lantang menanggapi kasus Ferdy Sambo ini menuai pro dan kontra dikalangan masyarakat.

Dalam acara Uya Kuya Tv, Irma Hutabarat mengkritisi saksi ahli pidana dari Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi yang bergelar Profesor atau Guru Besar dari salah satu Universitas di Indonesia ini.

Baca Juga: Irma Hutabarat Bongkar Pesan WhatsApp Brigadir J kepada Putri Candrawathi, Minta Hal Ini Dikembalikan

Tanggapan yang dilontarkan oleh Profesor ini tentang kata hajar, catatan yang dibawanya sampai pertanyaan mengenai Harkat Martabat suku Bugis, Makassar semua ini bertolak belakang dan menjadi bahan pembicaraan Irma Hutabarat.

Irma Hutabarat yang bersekolah di Sastra Ilmu Budaya ini menanggapi jika adat Bugis justru tidak melakukan pembelaan harkat martabat dirinya oleh oranglain.

"Dia Ferdy Sambo jika mengatakan memerintah Richard Eliezer untuk menghajar Brigadir Yosua karena Harkat Martabat sebagai orang Bugis itu seharusnya dilakukan oleh tangan sendiri bukan tangan ajudan," ujar Irma Hutabarat dikutip dari kanal YouTube Uya Kuya TV.

Baca Juga: Pledoi Surat dari Balik Jeruji yang Dibacakan Putri Candrawati, Irma Hutabarat: Itu Puisi Ironi Viktimisasi

Mengetahui Ferdy Sambo bermain badminton sebelum melakukan pembunuhan badminton ini justru Irma Hutabarat berkomentar "apa yang utama dari harkat martabat Ferdy sambo dengan bermain badminton yang Ia dahulukan" .

"Dimana-mana Hukuman yang paling berat itu dijatuhkan kepada dalang walaupun ia tidak langsung membunuh! " Komentar Irma Hutabarat yang banyak menuai dukungan terutama Uya Kuya yang duduk di sebelahnya.

Irma Hutabarat juga menegaskan jika Richard Eliezer hanyalah eseorang yang berpangkat paling bawah dan tidak memeliki motif untuk membunuh.

Baca Juga: Terbongkar! Jumlah Ajudan Ferdy Sambo yang Tidak Lazim, Irma Hutabarat dan Novel Baswedan Ungkap Hal Ini

Dalam perbincangan ini Irma Hutabarat membeberkan jika Salah satu aparat penegak hukum melakukan tindak pidana atau melanggar hukum seharusnya mendapatkan hukuman sepertiga lebih lama dari hukuman orang biasa serta akan dimiskinkan.

"Kira-kira dari persidangan ini dari Inang itu apa? satu kata" . Tanya Uya Kuya

"Lelet serta kocak " jawab Irma Hutabarat.

Baca Juga: Anggap Menyerang Kehormatan Orang yang Sudah Mati, Irma Hutabarat Sebut Pleidoi Putri Candrawathi Tak Pantas!

Selain hal diatas Irma Hutabarat juga mengomentari Putri Candrawati yang menjadi sumber dari yang terjadi dalam kasus ini.

Seharusnya korban perkosaan itu akan mengalami trauma yang paling berat.

Namun mengapa Putri Candrawathi ini bisa tidur dan tenang setelah mengadu ke Ferdy Sambo.

Dia pun menolak untuk dilakukan visum. 

Baca Juga: Pledoi Penuh Drama Putri Candrawathi Disentil Irma Hutabarat: Menyerang Kehormatan Orang yang Sudah Mati!

Inilah yang menjadi salah satu hal yang dianggap kocak oleh Irma Hutabarat. 

"Seolah-olah Sambo yang construction of justice padahal kan ini gara-garanya PC, jika PC ini dibongkar pasti terbuka semuanya," ungkap Irma Hutabarat.

Irma Hutabarat juga memberikan pesan kepada kita agar tidak terkesima dengan gelar seseorang yang omongannya tidak benar namun lihatlah seseorang dari kebajikannya atau kebaikannya.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# saksi ahli pidana
# Brigadir Yosua
# Putri Candrawathi
# Irma Hutabarat
# ajudan
# Ferdy Sambo

News Update

Metropolitan

Waspada Peredaran Obat Keras, Polisi Selidiki Dugaan Pasokan Tramadol untuk Massa Demo di Jakarta!

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kini tengah mendalami informasi terkait adanya dugaan rencana pemasokan obat keras jenis Tramadol untuk massa aksi unjuk rasa di Jakarta.

Metropolitan

Estimasi Pembangunan Ulang JPO Tendean Capai Rp6 M, Kepala Dinas Bina Marga DKI: Pemprov Tuntut Ganti Rugi...

Pemprov DKI Jakarta menegaskan akan menuntut ganti rugi atas kerusakan parah yang terjadi pada Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean akibat ditabrak truk beberapa waktu lalu.

Nasional

Fore Coffee Tolak Gunakan Telur Bebas Sangkar, Koalisi AFJ Kirim Karangan Bunga Duka Cita

Koalisi AFJ-AFFA menggelar aksi damai kirim karangan bunga ke kantor Fore Coffee Jakarta. Aksi ini menuntut komitmen perusahaan untuk beralih ke telur bebas sangkar demi kesejahteraan ayam petelur.

Nasional

Dituduh Abaikan Bencana Sumatera, Presiden Sampaikan Jawaban atas Citizen Lawsuit di PTUN Padang

Presiden Prabowo membantah gugatan Citizen Lawsuit terkait bencana ekologis Sumbar di PTUN Padang. Pemerintah mengklaim telah melakukan mitigasi dan meminta majelis hakim menolak gugatan tersebut.

Ekonomi

Ichsanuddin Noorsy Sebut Indonesia Harus Berani Ubah Sistem, Bukan Sekadar Lahirkan Kebijakan Baru

Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy menilai berbagai persoalan ekonomi nasional tidak dapat diselesaikan hanya dengan melahirkan kebijakan-kebijakan baru. Menurutnya, pemerintah harus berani

Metropolitan

Kebut Normalisasi Sungai saat Kemarau, Pramono Anung: Mumpung Debit Air Sedang Kecil

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana mempercepat proyek normalisasi sungai di wilayah ibu kota mumpung memasuki musim kemarau.

Metropolitan

Musim Kemarau Tiba, Pramono Anung Ingatkan Warga Jakarta Tak Buang Puntung Rokok Sembarangan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memberikan peringatan keras kepada warga ibu kota untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau berlangsung.

Jakarta Selatan

Viral Bangunan SDN 09/10 Kebayoran Lama Roboh, Pramono Anung Pastikan Perbaikan Segera Dilakukan!

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan perhatian serius terhadap ambruknya bangunan SD Negeri 09/10 Kebayoran Lama Selatan, Jakarta Selatan.

Metropolitan

Siap Perbaiki Kualitas Hunian Ibu Kota, Pramono Anung Targetkan Bedah 633 Rumah Tak Layak Huni di Jakarta Tahun Ini!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menargetkan sebanyak 633 unit rumah tak layak huni akan dibedah sepanjang tahun 2026 ini.

Bisnis

Dedikasi Mantri BRI Rani Kanov, Jadi Jembatan Perubahan bagi Pelaku UMKM di Pelosok

Kisah Rani Kanov Rianti Harahap, Mantri BRI yang mendampingi pelaku UMKM di pelosok sekaligus mendorong literasi dan inklusi keuangan masyarakat.

Nasional

Intip Apa Saja Syarat Utama dan Aturan Baru Pelepasan Status WNI 2026

Lewat PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, pelepasan status WNI diperketat dengan syarat bebas pajak dan pidana. Tarif permohonan ke Presiden naik jadi Rp5 juta guna mendukung digitalisasi.

Metropolitan

Kualitas Udara Jakarta Memburuk, DLH Perkuat Early Warning System hingga Pelari Diimbau Kurangi Aktivitas Luar Ruangan!

Belakangan ini, jagat media sosial tengah ramai dengan imbauan bagi para pelari untuk mengurangi aktivitas olahraga di luar ruangan akibat memburuknya kualitas udara di Jakarta.

Bisnis

Pertamina Drilling Tuntaskan Pengeboran Sumur JAS-034 Tanpa Kecelakaan, Hasil Uji Produksi Capai 326 BOPD

PT Pertamina Drilling Services Indonesia (Pertamina Drilling) berhasil menyelesaikan pengeboran sumur Rig PDSI#15.3/N110-M (1500 HP) pengembangan JAS-034 milik PT Pertamina EP Zona 7

Metropolitan

Ibu Kota Darurat Sampah, Pemprov DKI Jakarta Kebut Pembangunan PSEL di Dua Lokasi Ini!

Pemprov DKI Jakarta tengah melakukan langkah cepat untuk mengatasi persoalan sampah yang semakin mendesak di ibu kota.

Metropolitan

Tekan Sampah ke Bantargebang, Pramono Anung Bakal Hidupkan Kembali TPS3R di Jakarta

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berkomitmen untuk mengatasi persoalan sampah di ibu kota dengan mengoptimalkan peran Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R).

Metropolitan

Atasi Masalah Sampah, Pemprov DKI Jakarta Dorong Sekolah Manfaatkan Lahan untuk Urban Farming!

Pemprov DKI Jakarta kini tengah gencar mendorong seluruh sekolah di ibu kota untuk mengoptimalkan pemanfaatan ruang hijau dan lahan terbuka.

Nasional

Kemenkum Naikkan Tarif Lepas Status WNI, Apa Saja yang Berubah di PP No. 30 Tahun 2026?

Melalui PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, tarif lepas WNI naik jadi Rp3,5-5 juta & naturalisasi WNA Rp75 juta. Kenaikan ini ditujukan untuk modernisasi layanan digital Kemenkum.

Metropolitan

Pramono Anung Minta Warga Waspadai Kebakaran di Musim Kemarau, APAR Disiapkan di Setiap RW

Imbauan tersebut disampaikan menyusul prediksi BMKG yang menyebut musim kemarau tahun ini berlangsung lebih panjang dengan kondisi cuaca yang lebih

Gadget

Resmi Meluncur 22 Juli, Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra Bawa Layar Anti-Reflektif Bebas Silau!

Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra rilis 22 Juli 2026 dengan layar anti-reflektif khusus, kamera telefoto, dan lipatan minim. Varian standar dibanderol mulai Rp35 jutaan beserta lini Galaxy Watch 9.

Jakarta Selatan

Pramono Resmikan Bedah Rumah di Mampang Bekas Kebakaran, 22 KK Kini Miliki Hunian yang Lebih Layak

Program ini adalah wujud kolaborasi multipihak untuk mempercepat pemulihan warga yang terdampak kebakaran.