Nasional

Inti Bumi Berputar ke Arah Sebaliknya Ternyata Merupakan Sebuah Siklus, Simak Penjelasannya!

Oleh: Awit Wiarni Senin 30 Jan 2023, 13:24 WIB
Inti Bumi Berputar ke Arah Sebaliknya Ternyata Merupakan Sebuah Siklus, Simak Penjelasannya

AYOJAKARTA.COM---Umumnya, inti bumi berputar searah dengan jarum jam apabila dilihat dari kutub utara. Namun ada analisis yang menyimpulkan bahwa inti bumi berhenti berputar dan bahkan bergerak berlawanan arah dari biasanya.

Analisis inti bumi yang berputar berlawanan arah ini didapat dari data gelombang seismik selama 60 tahun oleh para peneliti dari Universitas Peking, China.

Menurut penelitian, inti bumi sudah berhenti berputar sejak 2009 lalu dan kembali berputar namun ke arah yang berlawanan.

Baca Juga: Inti Bumi Berputar Terbalik? Inilah yang Terjadi Ketika Rotasi Bumi Tiba-tiba Berganti Arah: Awal Kehancuran!

Ternyata perubahan rotasi inti bumi ini merupakan bagian dari sebuah siklus dimana siklus lengkapnya terjadi selama 70 tahun.

Rotasi inti bumi terakhir yang terjadi sebelum 2009 adalah pada awal tahun 1970an. Perubahan rotasi inti bumi berikutnya diperkirakan akan terjadi pertengahan tahun 2040an.

Karena pengumpulan informasi tentang informasi ini sangat sulit didapat maka terjadilah banyak perdebatan dan kontroversi.

Inti bumi terdiri dari dua bagian yaitu bagian luar yang merupakan logam cair dan bagian dalam yang merupakan logam padat. Ukuran dari inti bumi sendiri sebesar 70% dari besar bulan.

Baca Juga: Heboh! Sebuah Hasil Penelitian Ungkap Jika Saat Ini Inti Bumi Berputar Ke Arah Sebaliknya, Simak Penjelasannya

Selama ini, inti bumi yang diselimuti oleh inti cair diyakini berputar dengan arah yang sama dengan perputaran bumi.

Diketahuinya informasi tersebut adalah dari gelombang seismik yang disebabkan pada saat terjadinya gempa bumi.

Xiaodong Song dan Yi Yang menulis artikel secara serius dalam sebuah jurnal yang menjelaskan tentang siklus perubahan rotasi inti bumi tersebut.

Di samping itu ada juga seorang seismolog dari Universitas Southern California yang mengatakan bahwa penelitian mengenai inti bumi dilakukan secara hati-hati oleh peneliti terbaik menggunakan banyak data.

Baca Juga: Geger! Ramalan Tsunami Hard Gumay 2023 Seolah Nyata Terjadi, BMKG Serukan Hal yang Sama

Namun meskipun demikian, belum ada model yang benar-benar bisa menerangkan semua data dengan baik.

Ia meyakini bahwa inti bumi lebih cepat mengubah arah rotasi yaitu setiap 6 tahun yang didapat dari data ledakan nuklir yang berasal dari akhir tahun 1960an dan awal tahun 1970an.

Di sisi lain, terdapat seorang geofisikawan dari Universitas Nasional Australia yang mempercayai bahwa osilasi atau periodik terhadap waktu dari suatu hasil pengukuran perubahan rotasi inti bumi adalah sekitar 20 hingga 30 tahun dan bukan 70 tahun.

Baca Juga: Miliki Nama Cantik, Sesar Garsela Ternyata Jadi Sesar Paling Aktif di Jawa Barat, Wilayah Ini Wajib Waspada!

Para peneliti dari Universitas Peking, China menyatakan bahwa osilasi inti bumi berkesuaian dengan perubahan dalam beberapa observasi geofisika.

Seperti contohnya panjang hari dan perubahan medan magnet, dilansir AyoJakarta dari kanal YouTube Ponk Times.***

Reporter Awit Wiarni
Editor Kiki Dian Sunarwati