AYOJAKARTA.COM---Baru-baru ini publik digegerkan dengan informasi yang mengabarkan jika inti bumi berputar ke arah yang sebaliknya.
Kabar tentang perubahan rotasi inti bumi tersebut mencuat setelah seorang ilmuwan bernama Yi Yang yang merupakan peneliti rekanan di Universitas Peking serta Xiaodong dan juga profesor ketua dari Universitas Peking melakukan penelitian.
Kemudian hasil penelitian tersebut, oleh mereka diterbitkan dalam jurnal yang berjudul Nature Geoscience pada Senin (23/1/23) kemarin.
Baca Juga: Viral! Bermodal Bentor Butut Rahmad Aulia, Bocah 11 Tahun Bawa Ayahnya Berobat Tempuh Jarak 115 Km
Penelitian yang dilakukan oleh ketiga ilmuwan tersebut meneliti tentang gelombang seismik dari gempa bumi.
Dimana gelombang seismik dari gempa bumi tersebut sudah melalui inti di dalam bumi dan berada di sepanjang jalur yang sama sejak tahun 1960-an.
Ketiga ilmuwan tersebut terus melakukan penelitian hingga dapat mengambil kesimpulan seberapa cepat rotasi berputarnya inti bumi.
Dari hasil penelitian, ketiga ilmuwan tersebut kemudian menemukan sesuatu yang diluar dugaan.
Bahwa ternyata sejak tahun 2009, hasil catatan seismik yang awalnya selalu berubah seiring waktu, namun ternyata ada perbedaan dari hasil penelitian terbaru.
Ketiga peneliti tersebut kemudian mengatakan jika rotasi inti yang berada di dalam bumi telah berhenti.
Dikutip AyoJakarta.com dari jurnal nature.com pada (23/1/23), diinformasikan seperti berikut.
“Here we analyse repeated seismic waves from the early 1990s and show that all of the paths that previously showed significant temporal changes have exhibited little change over the past decade. This globally consistent pattern suggests that inner-core rotation has recently paused.”
Jika diterjemahkan seperti berikut.
"Di sini kami menganalisis gelombang seismik berulang dari awal 1990-an dan menunjukkan bahwa semua jalur yang sebelumnya menunjukkan perubahan temporal yang signifikan hanya menunjukkan sedikit perubahan selama dekade terakhir. Pola yang konsisten secara global ini menunjukkan bahwa rotasi inti dalam baru-baru ini berhenti."
Namun mereka juga menuturkan meski inti bumi hampir berhenti berputar selama decade terakhir namun mungkin saja inti bumi akan kembali berotasi.
“Ketika Anda melihat decade antara 1980 dan 1990, anda melihat perubahan yang jelas, tetapi Ketika anda melihat 2010 hingga 2020, anda tidak melihat banyak perubahan,” ungkap peneliti bernama Song.
Disamping itu seorang ahli Geofisika di Universitas Nasional Australia bernama Hrvoje Tkalcic menuturkan pendapat berbeda.
Menurut Hrvoje Tkalcic, inti dalam bumi tidak sepenuhnya berhenti berotasi atau berputar.
“Berarti bahwa inti dalam bumi sekarang lebih sinkron dengan bagian planet lainnya dibanding satu dekade lalu saat berputar sedikit lebih cepat. Tidak ada bencana yang terjadi,” ungkap Hrvoje Tkalcic.

Share this article
Beredar informasi tentang hasil penelitian mengungkap jika saat ini inti bumi berputar melawan arah, apa yang terjadi?