AYOJAKARTA.COM – Seiring berjalannya sidang kasus pembunuhan berencana Yosua Hutabarat atau Brigadir J, banyak statemen liar yang tersebar soal terdakwa Ferdy Sambo.
Beredarnya tuduhan yang berkembang di Masyarakat membuat Ferdy Sambo geram.
Dalam sidang pledoi yang digelar pada hari ini, 24 Januari 2023, Ferdy Sambo menyangkal semua tuduhan tersebut.
Dilansir AyoJakarta.com dari YouTube KOMPASTV pada Selasa, (24/1/2023), hal tersebut disampaikan Ferdy Sambo saat pembacaan nota pembelaan.
Meskipun sedang berada di balik jeruji, ternyata Ferdy Sambo mendengar tuduhan-tuduhan yang beredar di Masyarakat
“Sejak awal saya ditempatkan sebagai terperiksa dalam perkara ini, beragam tuduhan disebarluaskan di media dan Masyarakat,” kata Sambo.
Ia menyangkal semua tuduhan tersebut, bahwa statemen liar yang berkembang itu tidak benar.
Bahkan ia menilai hal itu disebarluaskan secara sengaja untuk menggiring opini.
“Yang kesemuanya adalah tidak benar, saya ulangi semua tuduhan itu tidak benar, dan tuduhan tersebut telah sengaja disebarkan untuk menggiring opini yang menyeramkan terhadap diri saya,” ungkap Sambo.
Suami Putri Candrawathi itu merasa dirinya dinilai oleh Masyarakat Indonesia sebagai penjahat terbesar sepanjang sejarah manusia.
“Seolah saya adalah penjahat terbesar sepanjang sejarah manusia, saya telah dituduh secara sadis,” jelas mantan Kadiv Propam Polri.
Lebih lanjut Ferdy Sambo menyebutkan tudingan-tudingan yang menurutnya tidak benar.
“Melakukan penyiksaan terhadap almarhum Yosua sejak di Magelang, begitu juga tudingan sebagai bandar narkoba dan judi, melakukan perselingkuhan dan nikah siri dengan banyak perempuan,” kata Sambo.
“Perselingkuhan istri saya dengan Yosua dan Kuat, melakukan LGBT memiliki bunker yang penuh dengan uang, sampai dengan penempatan uang ratusan triliun dalam rekening atas nama Yosua,” pungkas Sambo.***