AYOJAKARTA.COM-- Usai publik dihebohkan dengan kemunculan pulau atau daratan di Kepulauan Tanimbar setelah gempa besar Maluku, kini publik kembali dikejutkan dengan adanya penemuan 6 gunung berapi aktif di laut Banda, Maluku.
Awal penemuan gunung di wilayah Maluku tersebut bermula dari penelitian yang dilakukan oleh Pusat Hidro Oseanografi TNI Angkatan Laut atau Pushidrosal.
Dari penelitian yang dilakukan, Pushidrosal memberikan keterangan hasil penelitian di laut Banda kabupaten Maluku Tengah, Maluku.
Hasilnya, Pushidrosal menemukan ada 6 gunung api aktif dengan ketinggian ditaksir mencapai 3000 meter lebih di bawah laut Banda.
Baca Juga: Fenomena Aneh Munculnya Pulau Baru Akibat Gempa Bumi Maluku, Pulau Ini Akan Berakhir Begini
Dengan ketinggian tersebut, artinya setara dengan tinggi gunung Semeru di Jawa Timur yang mencapai 3676 mdpl .
Dilansir dari kanal Youtube Candu Fakta, rangkaian gunung berapi aktif ini ditemukan saat Pushidrosal melakukan ekspedisi 2 Jala Citra Banda Tahun 2022.
Dalam rangka mengungkap gunung dan massa air purba serta karakteristik akustik bawah air di perairan Banda sebagai wilayah pertahanan maritim.
Baca Juga: Gempa Magnitudo 7.1 Guncang Laut Maluku dan Tidak Berpotensi Tsunami, Daryono BMKG Ungkap Pemicunya
Dilepas oleh Menteri Kelautan dan perikanan serta Kepala Staf Angkatan Laut, tim pushidrosal berlayar menjelajah laut banda selama 35 hari.
Ekspedisi 2 Jala Citra Banda yang dimulai sejak Juni tahun 2022 itu menggunakan peralatan-peralatan mutakhir untuk memuluskan penelitian.
Data-data penting yang sebelumnya telah didapat pada penelitian di ekspedisi Generius pada jaman Belanda di tahun 1929 akhirnya dapat diungkap oleh Pushidrosal.
Hal yang perlu diwaspadai oleh warga sekitar dari penemuan 6 gunung berapi ini adalah apabila sedang terjadi erupsi.
Baca Juga: 12 Desa Ditetapkan Sebagai Zona Terlarang Akibat Sesar Cugenang, BMKG Larang Hal Berikut!
Peneliti mengkhawatirkan jika erupsi itu terjadi, maka diperkirakan akan menyebabkan gelombang tsunami.
Masyarakat sekitar pantai bukan saja hanya akan merasakan getaran, tetapi lebih dari itu akan berpotensi adanya gelombang tinggi serta tsunami, meski dalam skala kecil.
Dari enam gunung berapi bawah laut yang ditemukan, dua diantaranya sudah diberi nama oleh pihak terkait.
Serta mempersilakan Pemerintah Daerah Kabupaten Maluku Tengah untuk mengusulkan nama keempat gunung tersebut agar dapat dikirimkan ke UNESCO untuk disidangkan.
Selain gunung berapi perairan maluku Memiliki keanekaragaman hayati dan kedalaman serta keindahan bawah lautnya.
Baca Juga: 7 Alternatif Pemanfaatan Lahan di 4 Kecamatan Zona Terlarang Sesar Cugenang: RTH hingga Wisata!
Penemuan Palung Laut Banda merupakan salah satu palung terdalam di Indonesia yang kedalamannya mencapai 7000 meter dibawah permukaan laut.
Tidak heran jika di wilayah ini sering terjadi gempa bumi, bahkan pada tahun 1928 pernah terjadi gempa berkekuatan 8,5 SR dan mengakibatkan tsunami setinggi 1,5 meter.
Hingga saat ini, guna mengungkap misteri di dasar laut dari palung Banda, belum pernah ada penelitian yang dilakukan. ***